Membaca Analisa Fox Sports Asia Atas Kegagalan Timnas
Sumber gambar: saostar.vn
in

Membaca Analisa Fox Sports Asia Atas Kegagalan Timnas

UGETUGET | Foxsports Asia menganalisa kegagalan timnas Indonesia di pertandingan pertama melawan Singapura. Menurut media tersebut ada lima faktor yang membuat timnas berantakan di AFF 2018.

Fans yang mengejek timnya sendiri

Spanduk besar terbentang di tribun dengan tulisan “TIDAK MALUKAH KALIAN DENGAN PRESTASI JUNIORMU?” Tulisan ini tentu menohok mental pemain yang akan bertanding di laga perdana.

Sambutan kurang baik ini dikatakan sebagai salah satu faktor berantakannya timnas di laga tersebut. Mungkin suporter Indonesia ingin para pemain semakin bersemangat, namun justru mengendorkan mental para pemain.

Tentu kata-kata tersebut menjadi beban berat bagi para pemain. Memang masyarakat Indonesia menginginkan prestasi terbaik. Apalagi timnas U-16 dan U-19 bisa menembus posisi delapan besar di AFC.

Namun hal ini dinilai tidak menguntungkan bagi tim dan menjadi teror berkepanjangan.

spanduk timnas di AFF 2018
Sumber gambar: saostar.vn (Spanduk untuk timnas di AFF 2018).

Liga Domestik masih berjalan

Liga-liga di negara ASEAN memang sudah menyelesaikan pertandingan, tersisa Indonesia saja yang belum selesai. Tentu kita tahu bahwa hal ini mengganggu fokus para pemain yang bersiap dan berlaga di ajang ini.

Putus kontrak Luis Milla 1 pekan sebelum gelaran AFF

Kehilangan Milla mempengaruhi tim ini. Apalagi melihat performa dalam pertandingan tersebut cara bermain timnas tidak seperi biasanya. Tidak ada ketajaman yang biasa ditampilkan.

Timnas seolah kehilangan roh bermain di laga perdananya.

Luis Milla di lapangan hijau
Sumber gambar: cnnindonesia.com (Luis Milla di lapangan hijau).

Kurang taktik dan strategi

Dinilai performa timnas miskin kreativitas. Permainan hanya mengandalkan sayap. Padahal ini sudah dibaca lawan, namun tidak ada penawaran strategi yang bisa mendongkrak permainan.

Permainan passing memang dilakukan, namun saat memasuki sepertiga area terakhir selalu menemui jalan buntu. Melihat gaya timnas Indonesia dalam pertandingan ini tentu menyedihkan. Akhirnya taktik ini sangat bisa diprediksi lawan.

Egy tidak masuk skuad

Dari empat faktor, faktor ini tentu yang mengejutkan. Memang Egy sedang moncer di klub Lechia II, namun Egy diperkirakan belum siap secara mental. Berbeda dengan rekannya di timnas U-19, Saddil Ramdani yang selalu dipercaya Luis Milla untuk mengisi slot senior dan U-23.

Bagi media tersebut kehadiran Egy Maulana Vikri dapat mendorong timnas meraih hasil positif dalam event piala AFF. Namun banyak pihak menyebutkan Egy belum siap. Apalagi melihat performa terakhirnya di ajang AFC bersama rekan-rekannya.

Written by Budi

Sehat selalu.

Meracik Taktik di Online Soccer Manager

Meracik Taktik di Online Soccer Manager

5 Formula Memilih Shampoo Untuk Anak

5 Formula Memilih Shampoo Untuk Anak