Memaafkan Kesalahan Orang Lain Meskipun Tidak Mengatakannya1
Sumber gambar: gerry.id
in

Memaafkan Kesalahan Orang Lain Meskipun Tidak Mengatakannya

UGETUGET | Memaafkan kesalahan orang lain adalah salah satu hal yang harus bisa kita lakukan di dunia ini. Walau terkadang hal itu sulit karena kita terlalu banyak merasakan sakit. Namun hal itu tidak lantas harus membuat hati kita mati dan terus-terusan menyimpan dendam dan kebencian.

Beberapa orang masih sering menyimpan dendam dan kebencian kepada orang yang pernah menyakitinya. Mereka masih merasa sangat sakit hati sehingga belum mau memaafkan kesalahan orang lain tersebut. Padahal, hal ini harus kita hindari jika kita ingin menang dalam hidup kita.

Memaafkan kesalahan orang lain adalah salah satu cara untuk bisa menang dan berhasil dalam menjalani hidup. Jika tidak, kita mungkin hanya akan terpaku pada dendam-dendam masa lalu yang bisa berdampak tidak baik untuk masa kini dan masa depan.

Memaafkan Kesalahan Orang Lain Meskipun Tidak Mengatakannya1
Sumber gambar: gerry.id

Ikhlaskan, maafkan, meski sudah berkali-kali disakiti. Pun jika kesalahannya benar-benar menghancurkan hati. Tugas terakhirmu hanya memaafkan.

Memaafkan tidak perlu koar-koar. Tidak perlu diumbar. Cukup hatimu yang mengakui bahwa kamu sudah memaafkan dia yang menyakitimu.

Bahkan jika tidak ingin mengatakan kepada yang bersangkutan, kamu tidak perlu melakukannya. Yang terpenting kamu sudah bisa memaafkannya. Tidak menyimpan dendam apapun, karena dengan itulah kamu bisa menang.

Memaafkan Kesalahan Orang Lain Meskipun Tidak Mengatakannya
Sumber gambar: adhinbusro.com

Kadang kita mungkin merasa jera untuk selalu memaafkan kesalahan orang lain, hingga kita sudah malas lagi berurusan dengannya. Kita boleh memilih siapapun yang tetap berhak tinggal di hidup kita.

Kita pun diizinkan untuk pergi dari mereka yang tidak henti-hentinya menyakiti. Tapi ingat, kita harus memaafkan semua kesalahannya dan tidak menyimpan dendam apapun. Keikhlasan, kesabaran, dan ketulusan hati adalah kuncinya. Karena dengan itu, kita bisa bahagia.

Maafkan, meski kata maaf itu tidak selalu kamu katakan. Setidaknya kamu tulus melakukannya dan membuang jauh rasa dendam dan kebencian yang ada. Hati yang terkuat adalah hati yang sanggup memaafkan ketika hati itu sudah berkali-kali dihancurkan.

Maafkan, meski mereka sudah hilang dari kehidupan kita. Meski sudah tak sempat lagi mengungkapkan bahwa kita sudah memaafkannya. Maafkan saja, meski kita tidak mengatakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Kapal Borobudur Dan Kehebatan Leluhur Nusantara

Kapal Borobudur Dan Kehebatan Leluhur Nusantara

Belum Bisa Mendapatkan Apa yang Kamu Inginkan, Mengajarkanmu untuk Terus Usaha dan Kerja Keras

Belum Bisa Mendapatkan Apa yang Kamu Inginkan, Mengajarkanmu untuk Terus Usaha Dan Kerja Keras