Materi Public Speaking Dari Ira Koesno Cara Berbicara Di Depan Umum
Sumber gambar: www.memecomic.id
in

Materi Public Speaking Dari Ira Koesno: Cara Berbicara Di Depan Umum

UGETUGET – Keberanian, rasa percaya diri, serta materi public speaking mutlak dimiliki oleh seorang presenter berita. Keahlian berbicara dan bersikap di depan publik menjadi kualifikasi yang perlu dimiliki bagi seorang presenter berita.

Ira Koesno menjadi sosok yang tepat menggambarkan kriteria tersebut. Bagaimana tidak, nama Ira Koesno semakin melejit puncaknya pada perhelatan Debat Pilkada DKI Jakarta 2014 lalu. Ia semakin dikenal sebagai sosok yang lugas, berani, tegas, dan kritis.

Latar belakang Ira Koesno sebagai jurnalis membuatnya dipercaya untuk mengisi workshop dengan topik “Presenter Berita” pada gelaran Emtek Goes to Campus 2017 hari ketiga, Rabu (1/11) di Grha Sabha Pramana UGM.

Ira mengawali perbincangan dengan memberikan pengetahuan terkait pembawaan diri saat di panggung. Seorang presenter berita dituntut untuk lugas. Sudah menjadi hal biasa saat kita berbicara selalu mengeluarkan kata-kata, “eee” ketika kebingungan melontarkan kata-kata.

Materi Public Speaking Dari Ira Koesno- Cara Berbicara Di Depan Umum uget uget
Foto: Elisabet Selsyi – ugetuget.com

Menurut wanita kelahiran Jakarta, 30 November 1969 ini, orang yang mengeluarkan kata “eee” menunjukkan ketidaksiapan antara otaknya dengan mulut yang sudah terlanjut berucap. Kebiasaan ini, menurutnya bisa dihentikan dengan cara menutup mulut dan memberi jeda saat berbicara. Tentunya perlu latihan yang kontinyu untuk bisa mengubah kebiasaan buruk ini.

Ketika berbicara di depan publik, tentu diri kita maupun segala atribut yang melekat pada tubuh menjadi objek yang diamati oleh mata penonton. Seorang presenter berita perlu terlihat tenang, siap, dan mantap. Karenanya seorang presenter berita perlu meletakkan tangannya di samping dengan kaki yang agak sedikit dibuka. Ini sekaligus menunjukkan pribadi kita yang terbuka, pun kaki dapat menopang tubuh dengan seimbang.

Saat ini kita hidup di zaman yang luar biasa dalam mengomunikasikan berita. Kita sebagai agen komunikasi yang cerdas, perlu mencerna informasi dengan melihat konteksnya lebih dulu. Kita hidup pada generasi di mana informasi/berita bisa disebar di tangan kita sendiri, misalnya melalui kanal Youtube dan media sosial.

Semakin memasuki era digital, kita sekaligus merangkak meninggalkan media layar kaca. Dengan begitu, informasi semakin mudah untuk disebarluaskan. Mengingat hal ini, Ira mengenalkan konsep berita, yakni faktual, recek, dan recek.

Menurutnya, berita adalah yang secara fakta sudah dicek kebenarannya paling tidak ke narasumber yang kredibel. “Entertaint boleh tapi akurasinya harus tepat,” ujar wanita 48 tahun ini. Pun, ia menambahkan, dalam komunikasi tidak boleh ada distorsi komunikasi sehingga apa yang disampaikan komunikator adalah apa yang ditangkap komunikan.

Orang hidup di zamannya dan orang diciptakan untuk zamannya. Ira ingin anak muda menjadi agen penyebar berita yang baik, bersikap lentur dan dinamis agar selalu memunyai nilai.

Sumber gambar: www.memecomic.id

https://www.youtube.com/watch?v=8tEW3KokljU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Rencana Hidup Masa Depan: Sudahkah Kalian Punya?

Rencana Hidup Masa Depan: Sudahkah Kalian Punya?

Komunitas Rinjin-Bu, Pencinta Kebudayaan Jepang dari UNY

Komunitas Rinjin-Bu, Pencinta Kebudayaan Jepang dari UNY