Matasora World Music Festival: Pertunjukan Musik di Gudang
Sumber gambar: Facebook MWMF
in

Matasora World Music Festival: Pertunjukan Musik di Gudang

UGET-UGET | Ada banyak jenis music festival di dunia. Bahkan, beberapa kota menjadi tempat yang diidentikkan dengan satu genre musik tertentu. Kita bisa menyebut Orlando begitu erat dengan Jazz, Liverpool yang terkenal sebagai kota musik karena menjadi tempat lahirnya band-band yang mendunia seperti The Beattles dan kini dikenal sebagai kota music Psychedelic.

Di Indonesia, kita mengenal beberapa provinsi yang sering mengadakan festival musik dengan ciri khas masing-masing. Ada Ngayogjazz yang diselenggarakan di kampung-kampung Yogyakarta, Djakarta Warehouse Project bagi kamu penggemar musik EDM di Jakarta, ajang musik rock terbesar di Indonesia yang bisa kamu nikmati di Soundrenalin di Bali, dan masih banyak lagi.

Matasora World Music Festival: Pertunjukan Musik di Gudang
Sumber gambar: Facebook MWMF

Dan sejak tahun kemarin, muncul satu lagi festival yang nantinya akan turut meramaikan kemeriahan musik negara Indonesia. Festival ini disebut dengan Matasora World Music Festival dan untuk penyelenggaraannya dilaksanakan di Gudang Persediaan KAI Cikudapateuh, Kota Bandung.

Sekilas Mengenal Matasora

Sulit memang untuk memahami apa itu World Music. Di tengah gempuran band-band nasional yang banyak mengangkat tema cinta namun dengan sajian musikalitas yang itu-itu saja, menyajikan sesuatu yang lain tentu memiliki tantangan tersendiri yang harus dihadapi.

Matasora World Music Festival: Pertunjukan Musik di Gudang
Sumber gambar: Facebook MWMF

Namun, tantangan itu tidak menjadikan Artistic Director MWMF, Ismet Ruhimat berkecil hati. Bahkan, ia berharap bahwa festival ini bisa menjadi barometer World Music di tingkat internasional.

“Kami memilih musisi dan seniman yang sudah memiliki reputasi. Mereka juga punya komitmen untuk membantu memberikan spirit untuk menumbuhkan lagi festival musik. Tak disangka juga respon dukungan datang tak hanya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tapi juga dari Pemerintah Pusat,” ungkapnya seperti dilansir dari Pikiran Rakyat.

Matasora World Music Festival: Pertunjukan Musik di Gudang
Sumber gambar: Facebook Matasora World Music Festival

Selain Ismet, Produser MWMF, Satria Yanuar Akbar, juga memiliki harapan tinggi. Dirinya bahkan menginginkan agar efek dari MWMF bisa seperti Festival Musik Woodstock yang diselenggarakan di Amerika Serikat.

Di tahun 1969, festival tersebut berhasil merespon isu Perang Vietnam yang tengah menjadi krisis global, dan melalui para penampilnya, mereka berhasil menggerakkan Pemerintah Amerika Serikat untuk mengakhiri perang tersebut.

“Di Inggris juga demikian, sejak tahun 1982 festival seperti Womad yang diinisiasi oleh Peter Gabriel telah mampu mengubah perspektif masyarakat tentang racism, pun festival lainnya,” ujarnya seperti dilansir dari Republika Online.

Matasora World Music Festival Kedua 

Tahun ini, MWMF kembali digelar di tempat yang sama. Dan tahun ini pula, dukungan pemerintah terhadap kegiatan ini bertambah besar. Pemerintah bahkan memasukkan MWMF ke dalam 100 Wonderful Events Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa festival ini sudah memiliki nilai tersendiri yang diharapkan bisa mendongkrak angka wisatawan menuju Indonesia.

Berdasarkan tahun kemarin, MWMF tidak hanya menyajikan pertunjukkan musik beraliran world music saja. Sebagaimana keinginan dari Produser maupun Artistic Director, sepanjang acara juga diisi dengan berbagai sajian yang diharapkan bisa menjadikan festival ini sebagai ruang diskusi untuk merespon isu global dan isu masyarakat terkini.

Selain konser, juga akan diadakan workshop musik dan tari, film screening, food bazaar, diskusi hingga edukasi anak. Sejumlah pelaku industri kreatif nasional dan internasional bakal diundang untuk mengkampanyekan pemahaman lintas budaya bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan pertama, penyelenggara menyiapkan 14 artis internasional dan 20 artis lokal dan nasional. Sedang untuk tahun ini, berdasarkan pengamatan tim ugetuget di halaman sosial media MWMF, belum ada rilis resmi terkait isi maupun pengisi perhelatan musik ini. Rencananya, festival ini akan diselenggarakan pada 21-22 Juli mendatang.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

masjid kobe jepang

Wisatawan Muslim Tidak Perlu Bingung Mencari Tempat Ibadah di Jepang, Masjid Kobe Jepang Bisa Menjadi Pilihanmu

TELUR DADAR JEPANG

3 Olahan Kreasi Telur, Cocok Untuk Sarapan Bareng Pasanganmu