Manfaat Tidur Tengkurap Bagi Bayi
Sumber gambar: smartmama.com
in

Manfaat Tidur Tengkurap Bagi Bayi

UGET UGET – Orang tua mana yang tak bahagia, ketika dengan perlahan sang bayi yang sangat ia cintai mulai berkembang. Awalnya ia hanya bisa menangis dan menyusui, lantas mulai belajar untuk melihat dan mendengar seiring perkembangan sistem saraf dan kognisi otak. Perkembangannya terjadi secara cepat dan tak terasa, namun terus memberikan orang tua kegembiraan yang tak terduga setiap tahap pertumbuhannya.

Tahap yang terjadi pada bayi yang berumur antara tiga sampai empat bulan adalah mulai belajar untuk tidur tengkurap. Hal ini menandakan bahwa perkembangan sang bayi normal. Otot-otot perut dan leher mulai menguat di masa ini. Begitu juga dengan otot kaki yang beberapa waktu lagi akan menguat.

Selain perkembangan otot, beberapa perkembangan lainnya pun mulai terjadi di masa tengkurap. Bukan hanya sewaktu jaga, di waktu tidur pun sang bayi mencoba model tengkurap. Memang beberapa dokter mengindikasikan bahaya tidur tengkurap bagi bayi. Namun dengan pengawasan yang cukup dari orang tua, tentu bahaya-bahaya itu dapat diminimalisir bahkan dihilangkan.

Nah, apa saja manfaat tidur tengkurap bagi bayi? Berikut manfaat yang bisa dijadikan referensi untuk para orang tua.

Merangsang tulang paru-paru

Dalam posisi tengkurap, paru-paru bayi berhadapan langsung dengan alas tidur. Badannya yang berat berada di atas, menindih bagian perut dan dada. Posisi ini akan menjadi rangsangan yang normal agar bagian perut dan dada sang bayi lebih kuat menopang berat badan. Selain dada, tulang paru-paru pun akan berusaha untuk menahan beban dan menjaga paru-paru untuk tetap mengalirkan pernapasan dengan lancar. Usaha ini akan membuat tulang paru-paru lebih kuat dengan sendirinya.

Menguatkan otot leher

Selain bagian perut dan dada, otot leher pun terangsang dalam posisi ini. Sebab sang bayi akan berusaha untuk mengangkat lehernya secara otomatis. Ia akan berusaha menggerakkan ke kiri dan ke kanan, sambil menengadah. Usaha ini akan membuat otot-otot leher terbiasa untuk berganti posisi, serta secara otomatis menguatkan otot bagian leher.

Dalam posisi tengkurap, bayi tidur lebih nyenyak

Beberapa dokter menyebutkan, dalam posisi tengkurap sang bayi akan tidur lebih nyenyak. Hal ini dikarenakan seluruh anggota badan yang bekerja keras selama ia terjaga akan diistirahatkan dan diganti oleh bagian yang sebelumnya minim gerakan. Selain itu, suhu badan bayi yang berpusat di bagian dada tetap terjaga. Sehingga bayi, dalam tidurnya, merasakan layaknya tidur dalam dekapan orang tua.

Pengurangan efek kaget

Efek kaget seorang bayi memang normal, tetapi kadang-kadang membuat orang tua gusar. Kaget yang tak terkontrol tentu berbahaya bagi sang bayi.Beberapa metode bisa digunakan untuk mengurangi efek kaget tersebut, salah satunya adalah dengan tidur tengkurap. Seperti yang sudah dijelaskan, beban berat badan bayi terpusat di atas ketika tidur tengkurap, sehingga ia akan susah untuk menggerakkan bagian badan yang lain. Dalam kondisi seperti itu, ketika ia merasa kaget, efek terhadap badannya berkurang.

Selain keempat manfaat tidur tengkurap yang telah dipaparkan, sebenarnya masih banyak manfaat yang lain. Namun, tetap tidak boleh dilupakan, bahwa setiap kegiatan bayi harus diawasi terus-menerus.

Mereka belum memiliki pemahaman baik dan buruk, sehingga apa yang mereka kerjakan tak mungkin bisa dikontrol sendiri. Begitu juga, di samping manfaat tidur tengkurap, tetap terdapat bahaya yang harus dihindari. Sang bayi sendiri tidak mungkin untuk memahaminya, maka tugas orang tualah yang perlu menjaga.

Sumber gambar: smartmama.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

3 The Movie, Meraba Indonesia Dua Dasawarsa

3 The Movie, Meraba Indonesia Dua Dasawarsa

Surga di Rumah Sendiri, Kreasi Taman dari Batu Bata

Surga di Rumah Sendiri, Kreasi Taman dari Batu Bata