Malang Flower Carnival 2018 Keindahan Bunga-bunga di Dataran Tinggi
Sumber gambar: travel.tempo.co
in

Malang Flower Carnival 2018: Keindahan Bunga-bunga di Dataran Tinggi

UGET-UGET | Kota Malang kembali menggelar Malang Flower Carnival (MFC) pada tanggal 9 September nanti. Acara tahunan yang kini sudah berlangsung sebanyak sepuluh kali ini, akan dilangsungkan di sepanjang Jalan Ijen, Malang, Jawa Timur.

Penyelenggaraan event MFC merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang dengan Kementerian Pariwisata. Adapun tujuan dari penyelenggaraan karnaval ini sendiri adalah untuk semakin mempopulerkan pariwisata Kota Malang sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

Dalam penyelenggaraannya, peserta MFC 2018 dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu kategori anak dan dewasa. Selama MFC berlangsung, peserta akan mengenakan kostum berukuran besar dan berjalan bak model di catwalk. Tapi tentu bukan di catwalk yang sebenarnya, karena sepanjang Jalan Ijen akan disulap sebagai tempat pertunjukkan para peserta.

Malang Flower Carnival 2018: Keindahan Bunga-bunga di Dataran Tinggi
Sumber gambar: The Jakarta Post

Tahun ini, peserta diwajibkan mengkreasi kostum dengan susunan 75% berornamen bunga dan terbuat dari bahan daur ulang. Hal ini ditujukan sebagai wujud kepedulian MFC dalam pelestarian lingkungan.

Tahun lalu, jumlah peserta MFC mencapai 214. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari dua tahun yang lalu, di mana hanya diikuti oleh 115 peserta. Dan untuk tahun ini, pihak penyelenggara mengklaim akan adanya peningkatan signifikan atas jumlah peserta MFC, mengingat gencarnya promosi panitia yang sudah dilakukan sejak jauh hari.

Selain itu, panitia tidak membatasi peserta yang berhak mengikuti MFC. Selain peserta lokal Malang, banyak juga peserta yang berasal dari berbagai kota dan provinsi di Jawa Timur, seperti Jember, Pasuruan, Banyuwangi, Surabaya, Probolinggo, Blitar, Nganjuk, Kediri dan Bondowoso.

Ramainya peserta pada tahun lalu, menjadikan MFC ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan, menurut catatan panitia, terdapat total 5.000 pengunjung yang menghadiri MFC tahun lalu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti, mengungkapkan bahwa MFC bisa menjadi cara yang bagus untuk mengembagkan kreativitas desainer lokal dan potensi wisata kota.

“MFC adalah salah satu duta wisata Indonesia hasil kerja sama Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan budaya kita di luar negeri. Pihak kami berulang kali membawa MFC ke luar negeri untuk mempromosikan Indonesia. Dan pada bulan September nanti, kementerian dan MFC Malang akan melawat ke Paris dengan tujuan sama,” ungkapnya seperti dilansir dari Pedomanwisata.com.

Biru Samudra

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Curhatan Anak yang Ditinggal Ayahnya ini Viral di Twitter

Curhatan Anak yang Ditinggal Ayahnya ini Viral di Twitter, Sedih Membacanya.

3 Alasan Mengapa Freelancer Lebih Disukai Para Bos Besar

3 Alasan Mengapa Freelancer Lebih Disukai Para Bos Besar