Makan Sendirian Bisa Tingkatkan Risiko Kematian
Sumber gambar: www.shutterstock.com
in

Makan Sendirian Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

UGET UGET – Jomblo biasanya terbiasa melakukan segala sesuatunya sendiri. Karena tak ada orang yang memperhatikan, memberikan kasih sayang, mengajak pergi, bermain, bahkan sekadar mengajaknya makan bersama. Para jomblo ini sebisa mungkin berusaha mandiri menjalani aktivitasnya sendiri. Karenanya, kalau untuk urusan makan saja, tak masalah hanya seorang diri.

Tahukah kamu, makan sendirian tidaklah baik untuk kesehatanmu lho. Makan di kamar, atau pergi ke restoran, cafe, warung makan, kedai, foodcourt, hingga kaki lima seorang diri ternyata selain membuatmu merasa kesepian, bisa menimbulkan gangguan metabolisme dan sindrom kecemasan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Rumah Sakit Universitas Dongguk Ilsan di Seoul, Korea Selatan telah membuktikan hal ini. Dengan menganalisis 7.725 orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan, penelitian tersebut membuktikkan bahwa makan seorang diri berkaitan dengan tingkat kesehatan seseorang.

Seperti dikutip dari Liputan6.com, setelah dibagi ke dalam kelompok, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pria yang makan sendiri memiliki 45 % peningkatan risiko obesitas dan 64 % persen cenderung mengalami sindrom metabolik daripada mereka yang memiliki kebiasaan makan bersama-sama. Sedangkan untuk wanita, kebiasaan makan sendiri meningkatkan 29 % kemungkinan mengalami sindrom metabolik.

Makan Sendirian Bisa Tingkatkan Risiko Kematian
Sumber gambar: www.shutterstock.com

Tentunya penelitian ini juga memperhitungkan pengaruh gaya hidupnya di luar makan seorang diri, seperti konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, rutinitas berolahraga, juga usianya. Namun hasilnya tetap saja kebiasaan makan sendirian dapat meningkatkan risiko kematian.

Mereka yang jarang mendapatkan kontak langsung dengan orang lain biasanya rentan mengalami kesepian. Nah saat kesepian inilah, metabolisme tubuh juga akan menurun. Meskipun kamu berusaha menghibur diri, tetap saja saat menyadari orang-orang di sekelilingmu memiliki teman mengobrol, ini makin membuatmu terlihat menyedihkan.

Karenanya, mulai sekarang cobalah untuk mengajak teman, saudara, gebetan, tetangga, atau orang tuamu untuk makan bersama. Kalau ada kesempatan makan bersama, jangan lewatkan itu. Lagipula makan bersama akan jauh lebih seru. Ada topik-topik bahasan menarik yang bisa dibahas selama itu. Meskipun jomblo, bukan berarti harus makan seorang diri bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Merapi Meletus Lagi, Semoga Tidak Terjadi Apa-Apa

Merapi Meletus Lagi, Semoga Tidak Terjadi Apa-Apa

Pengusaha Ini Rangkul Sekelompok Preman Bekerja di Perusahaan

Pengusaha Ini Rangkul Sekelompok Preman Bekerja di Perusahaannya