Liburan, Lebaran, Lalu Tahun Ajaran Baru? Begini Tips Untuk Atasi Keuanganmu
Sumber gambar: www.mag.co.id
in

Liburan, Lebaran, Lalu Tahun Ajaran Baru? Begini Tips Untuk Atasi Keuanganmu

UGETUGET – Lebaran sudah di depan mata. Setelah itu akan ada tahun ajaran baru yang tentunya bagi para orang tua atau pasangan muda akan menguras banyak biaya. Untuk apa? Banyak hal tentunya. Mulai dari persiapan mudik, belanja selama di kampung halaman, belanja oleh-oleh, lalu liburan dan selanjutnya persiapan sekolah anak-anak.

Jika hanya dipikir saja, tentu kita akan dibuat pusing jadinya. Maka, sudah saatnya Anda mencari solusi. Dan salah satu jalan keluar yang barangkali bisa Anda coba jalankan adalah dengan berusaha mengatur dan mengelola keuangan secara baik. Mencatat, mengamat, kemudian eksekusi tindakan lewat kontrol.

Sampai di sini, Anda mungkin bertanya, bagaimana cara mengatur dan mengelola keuangan yang baik? Jawabannya sederhana: mencatat secara tertib dan rapi. Catatan itu nantinya akan menjadi dasar kita dalam melakukan langkah dan antisipasi. Secara lebih khusus, catatan itu nantinya akan menjadi apa yang disebut dalam dunia kerja sebagai pembukuan. Tenang saja yang kita bahas di sini adalah pembukuan sederhana. Mau tau?

Sebelum memasuki bahasan tentang langkah membuat pembukuan, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu arti dari pembukuan. Pembukuan keuangan secara sederhana terbaik ke dalam tiga kelompok: buku kas pengeluaran, kas penjualan dan kas utama.

Buku kas pengeluaran atau belanja adalah buku kas yang berhubungan dengan semua pengeluaran atau belanja dalam usaha. Pengeluaran tersebut bisa terdiri dari belanja bahan baku, operasional harian, uang saku anak-anak, serta pengeluaran yang bersifat musiman seperti hari raya suci maupun tahun ajaran baru.

Liburan, Lebaran, Lalu Tahun Ajaran Baru? Begini Tips Untuk Atasi Keuanganmu
Sumber gambar: www.mag.co.id

Hal kedua dari pembukuan sederhana adalah buku kas pemasukan. Buku ini mencatat jumlah pemasukan yang ada dan dari mana saja asalnya. Jika dari gaji bulan sang suami, baiknya dicatat apa adanya. Pun jika sang ibu memiliki pemasukan tersendiri hasil dari kerja sampingan, ada baiknya dicatat sehingga bisa terlihat jelas berapa pemasukan dalam setiap bulannya.

Bagian ketiga dari pembukuan sederhana adalah buku kas utama, penggabungan antara buku kas penjualan dengan buku kas pengeluaran. Hasil yang didapat, yaitu berupa keuntungan atau kerugian, nanti akan terlihat di dalamnya. Jadi, jangan terlalu dipikir berapa pemasukan atau pengeluaran Anda. Yang penting, jika menurut pepatah lama, jangan sampai menjadi “besar pasak daripada tiang”.

Barangkali Anda akan beralasan jika Anda tidak memiliki dasar yang mendalam, terlebih kemampuan matematis kuat, untuk mengamati dan mencatat segala jenis transaksi yang dilakukan. Tenang saja, karena dalam hal ini kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi. Cukup Anda sediakan kuota, buka playstore Anda, dan carilah berbagai jenis aplikasi penyedia layanan pencatatan keuangan Anda.

Tidak perlu khawatir karena segala jenis hitungan dilakukan secara otomatis melalui program aplikasi tersebut. So, sudahkah Anda menyiapkan keuangan Anda secara cermat dan teliti untuk menghadapi lebaran nanti?

Biru Samudra

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Viral Onigiri Indomie Goreng, Cocok Untuk Kamu Pencinta Makanan Jepang

Viral Onigiri Indomie Goreng, Cocok Untuk Kamu Pencinta Makanan Jepang

Untukmu Ladies, Berikut Persiapan Menyambut Lebaran yang Bisa Kamu Lakukan

Untukmu Ladies, Berikut Persiapan Menyambut Lebaran yang Bisa Kamu Lakukan