Lalat Pembawa Flu Burung, Hati-Hati Dengan Virus Ini
Sumber gambar: amirdrh.blogspot.com
in

Lalat Pembawa Flu Burung, Hati-Hati Dengan Virus Ini

UGETUGETNguuung… Nguuung… Cuma lalat terbang berputar-putar di atas rumah manusia. Namun, tiba-tiba matanya membaca sebuah papan pengumuman “LALAT DILARANG MASUK! TAKUT FLU BURUNG! Apa hubungannya?

Keliling Perumahan

Lalat hinggap di atas daun
Sumber gambar: nusantaratv.com

Lalat yang paling sering kita lihat mungkin lalat rumah. Mereka keluarga besarnya Luma Lalat. Sebab, lalat ini memang paling sering berputar-putar di rumah-rumah penduduk. Sekadar jalan-jalan? Tentu saja tidak! Mereka mencari makan.

Gerombolan lalat rumah makan dengan menyedot cairan dari makanan atau juga sisa-sisa makhluk hidup. Misalnya, sampah, kotoran manusia dan binatang, bangkai, tumbuhan busuk, dan banyak lagi. Nah, mulai kelihatan kan joroknya!

Susahnya, Luma dan teman-temannya tak bisa membedakan tempat yang bersih dan tidak. Jelasnya, asal ada benda yang mengandung cairan manis atau sisa-sisa makhluk hidup, langsug saja mereka nemplok. Telurnya saja diletakkan di sampah!

Tahu sendiri dong, mereka tidak pernah mandi atau ganti sepatu.

Jadi setelah hinggap di tempat kotor dan penuh kuman itu, bisa saja mereka terbang dan hinggap di atas kue tart atau makanan lain di meja makan kita.

Tentu saja, kuman atau bibit penyakit yang nempel di kaki dan badannya jadi pindah ke makanan. Kalau makanan itu kita makan, bibit penyakit masuk ke dalam tubuh kita.

Menyengat sedikit, langsung datang

Teman Luma adalah si Lijau. Dia sejenis lalat hijau. Badannya lebih besar dari Luma, kira-kira 1 cm. Lijau dan teman-temannya paling senang pada bau menyengat.

Kalau ada makanan yang baunya sedap, pasti mereka mengendusnya dan segera datang.  Contohnya durian.

Bau menyengat yang mereka suka tak hanya makanan. Bangkai binatang, kotoran manusia, dan binatang, benda-benda yang sudah membusuk, sampah, ikan mentah di pasar juga memiliki bau yang sama sedapnya bagi hidung mereka.

Jangan heran bila Lijau jago menyebarkan bibit penyakit. Cara menyebarkannya sama dengan Luma dan kawan-kawannya.

 Lalat dan Flu Burung

Citra mikrograf virus flu burung dalam tahap akhir
Sumber gambar: id.wikipedia.org

Pada beberapa tahun yang lalu ramai sekali tentang penyebaran wabah virus flu burung, dan lalat makin dimusuhi. Kenapa?

Sebab lalat hinggap seenaknya saja. Mereka hinggap di bangkai ayam, burung, atau babi yang terjangkit flu burung yang tak sengaja dikubur.

Dia pun hinggap di kotoran binatang yang terjangkit flu burung.

Akibatnya, virus flu burung yang tadinya hanya ada di kandang atau pada bangkai binatang, kini ikut terbang bersamanya dan berpindah ke makanan-makanan manusia yang tidak ditutup.

Kalau kita menyantap makanan yang sudah dihinggapi lalat yang membawa virus flu burung, tentu saja kita bisa tertular virus flu burung.

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Tips Cara Menghilangkan Ketiak Hitam Secara Alami

Tips Cara Menghilangkan Ketiak Hitam Secara Alami

Melihat Keindahan Dan Keunikan Pantai Nampu

Melihat Keindahan Dan Keunikan Pantai Nampu