uget uget - Lagu Gelandangan Rhoma Irama- Nuansa Penuh Makna
Sumber gambar: pixabay.com
in

Lagu Gelandangan Rhoma Irama: Nuansa Penuh Makna

UGEUGETLagu Gelandangan Rhoma Irama adalah salah satu lagu dangdut klasik yang paling populer. Aransemen musiknya sederhana dan mudah dipahami telinga, dipadu dengan lirik yang mudah dihafal.

Kalau dicermati betul-betul, kekuatan lagu Gelandangan Rhoma Irama ini sebenarnya terletak pada lirik. Misalnya, tengok saja larik bagian reff ini:

Langit sebagai atap rumahku
Dan bumi sebagai lantainya

Sekilas, larik-larik itu terasa mengena dan langsung bisa dipahami. Tapi, sebenarnya kalau dilihat dari studi ilmu bahasa, struktur kedua baris itu lumayan rumit.

Pasalnya, si penutur atau penyanyi mengumpamakan sesuatu, yaitu “langit” sebagai “atap rumahku”. Citraan “rumahku” diperkuat dengan “lantai”. Jadi, “langit” dan “lantai” di sini bukan merujuk pada makna denotatif.

Gaya bahasa perbandingan dalam kedua larik refrain itu dapat dikatakan berhasil karena mampu dengan cepat membuat pendengar paham tentang apa yang dimaksud oleh si penyanyi.

Yang mungkin agak mengusik adalah sudut pandang dalam lagu Gelandangan Rhoma Irama ini. Tentu bisa dipertanyakan apakah Bang Haji memang pernah menjadi gelandangan seperti yang digambarkan dengan begitu kuat dalam lagunya ini, ataukah dia hanya sekadar melakukan pengamatan saja?

Beginilah nasib yang aku alami
Entah sampai kapan hidup begini

Seingat saya, saya belum pernah mendengar seorang gelandangan sambat (mengeluh) secara serius tentang nasibnya. Mungkin karena gelandangan sejati, yang tentu sudah capek mengurusi hidup sehari-hari, memang tak sempat mencetuskan ide untuk menyajikan keluhannya itu dalam bentuk karya seni seperti lagi.

Nah, saya jadi ingin bereksperimen. Bagaimana kalau lagu Gelandangan Rhoma Irama ini diperdengarkan kepada gelandangan sebenarnya? Saya kira akan ada dua reaksi. Kemungkinannya: (1) Gelandangan tersebut bangga, (2) Gelandangan tersebut enggan mendengarkan.

Yang jelas, saya yakin bahwa sebagian besar penikmat lagu Gelandangan Rhoma Irama ini bukan gelandangan sejati, melainkan orang yang setidaknya memiliki atap sungguhan (entah dari genteng, galvalum, atau seng).

Setidaknya, lagu Gelandangan Rhoma Irama ini bisa memancing kita untuk merenungkan tentang kehidupan sosial di sekitar kita. Bukankah kita memang masih menjumpai gelandangan?

Sumber gambar: pixabay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

uget uget - Selebgram Citra Monica, Si Cantik yang Peduli Sosial

Selebgram Citra Monica, Si Cantik yang Peduli Sosial

uget uget - Keluh-Kesah Penerjemah Cerpen Novel Indonesia

Keluh-Kesah Penerjemah Cerpen Novel Indonesia