Laga U-19 Persija vs Persib: Usia Muda Harusnya Bersih
Sumber gambar: sport.detik.com
in

Laga U-19 Persija vs Persib: Usia Muda Harusnya Bersih

UGETUGET | Kerusuhan suporter U-19 Persija vs Persib kembali terulang. Rivalitas kedua klub ini memang terkenal panas, sehingga kerusuhan antarsuporter menjadi agenda tahunan. Namun kali ini keterlaluan, pasalnya hal ini terjadi di kompetisi usia muda.

Kerusuhan ini terjadi di menit ’89, ketika beberapa oknum memasuki lapangan. Diduga nyanyian rasis menjadi motivasi keributan ini terjadi. Sampai pada akhirnya pertandingan dihentikan saat skor 3-0 untuk kemenangan Persib.

Hasil akhir pertandingan dimenangkan Persib U-19 dengan skor 4-0. Persija mengemukakan kekecewaannya atas insiden itu, sebab seharusnya sepak bola usia dini tidak dikotori dengan aksi yang tidak sportif.

Laga tersebut diselenggarakan di stadion H Moch Soebroto. Memang belum jelas pihak mana yang memulai. Namun aksi ini memancing perhatian pemain senior. Bambang Pamungkas pun mengemukakan kekecewaannya lewat akun instagramnya.

logo liga 1 u-19
Sumber gambar: topskor.id (Logo Liga 1 U-19).

Rivalitas supporter dari dua kubu belum juga menemukan solusi damai, setelah kejadian Haringga beberapa bulan kemarin. Fanatisme yang berlebihan dari dua kubu tentu menjadi alasan dasarnya. Federasi harus memikirkan ulang sanksi yang terbukti tidak efektif.

Kerusuhan antar suporter memang bukan sepenuhnya tanggung jawab federasi dan manajemen klub. Salah satu yang bertanggung jawab penuh atas ini adalah kelompok suporter itu sendiri. Sebab berbagai sanksi yang sudah dikenakan tidak membuat jera.

Salah satu hal yang memancing kemarahan publik yakni kejadian ini terjadi di kompetisi usia muda. Sebab usia dini harus mempunyai kualitas mental yang meliputi sikap respect terhadap klub manapun. Bukan hanya persoalan cara bermain dan skill saja.

Pemahaman ini harusnya dimiliki oleh suporter manapun. Sehingga kejadian ini tak perlu terjadi lagi. Nampaknya sulit bagi federasi dan manajemen klub untuk mengatur kelompok suporter. Akhirnya para suporter itu sendiri yang harus bertanggung jawab atas dirinya.

kompetisi u-19 Persija vs Persib usia muda rusuh
Sumber gambar: goal.com (Kompetisi U-19 Persija vs Persib usia muda rusuh).

Permainan sepak bola hakikatnya merupakan olahraga dan hiburan. Jika sepak bola terus merenggut nyawa atas dasar rivalitas, kenapa tidak dihentikan saja. Kesadaran dasar ini tentu harus dipegang oleh setiap kelompok suporter.

Sudah saatnya kelompok suporter Indonesia menunjukkan sikap kedewasaannya ke dunia. Sebab bagaimanapun hal ini menjadi cerminan masyarakat kita.

Akan lebih baik dan positif, jika sikap saling menghargai dan adu kreativitas yang ditonjolkan. Hal itu justru akan memberikan nilai lebih di mata masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Meski Sendiri Bukan Berarti Kamu Kesepian

Meski Sendiri Bukan Berarti Kamu Kesepian

McGregor Ejek Pose Foto Myweather Vs Nasakawa

McGregor Ejek Pose Foto Myweather Vs Nasakawa