Kriteria Pasangan Idaman yang Sering Lenyap Saat Sudah Jatuh Cinta
Sumber gambar: www.elitedaily.com
in

Kriteria Pasangan Idaman yang Sering Lenyap Saat Sudah Jatuh Cinta

UGET UGET – Saat ditanya mengenai pasangan idaman, tentu setiap orang memilik kriteria masing-masing sesuai dengan keinginannya. Kriteria itu ada yang ribet dan detail, tapi ada juga yang hanya sederhana dan normal-normal saja.

Kriteria pasangan idaman hanya akan ada dan berguna untuk menemukan orang yang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Seseorang yang menurut kita cocok. Namun tidak jarang kriteria itu tidak dapat dipenuhi semuanya. Karena, jika sudah merasa ada sesuatu yang cocok, kriteria lain bisa saja diabaikan.

Alih-alih memasang kriteria yang tinggi, faktanya ada juga sikap dari pasangan yang pada akhirnya disenangi atau bahkan dianggap spesial meskipun sebenarnya jauh dari kriteria awal. Misalnya saja, banyak orang yang jatuh cinta pada seorang pria yang pemberani dan tangguh. Kriteria awal memang begitu, bahkan kebanyakan gadis tidak akan suka melihat laki-laki manja.

Akan tetapi, hal ini akan jauh berubah saat dua insan itu sudah jatuh cinta. Sikap kemanja-manjaan menjadi hal yang dirindukan. Melihat orang yang kita cintai berbagi kesedihan dengan kita malah menjadi bukti bahwa kita dianggap berbeda di hidupnya. Padahal jika dipikir dengan logika, hal itu akan membuat sang pria terlihat lemah di depan kekasihnya.

Cinta memang begitu. Meskipun dulunya kita yang mendambakan sikap tangguh itu dari pasangan idaman kita, namun ternyata saat sudah bersama, kita justru diminta menjadi seseorang yang harus melihat kelemahannya. Biarkan orang lain saja yang melihat ketangguhan itu. Biarkan orang lain menganggap dia terlihat sangat dewasa, sedangkan sikap manjanya seutuhnya milik kita saja.

Rasa cinta memang membuat dia yang kita cintai itu berbeda dengan orang lain. Bahkan jika sudah benar-benar cinta pada seorang saja, sikap baik orang lain justru akan dianggap berlebihan. Padahal kita selalu menginginkan hal itu dari orang yang kita cintai. Beda orang beda pula rasanya.

Misalnya saja ya girls, kita sering merasa ingin diperhatikan oleh orang tersayang. Mungkin ingin juga ditanya sedang apa, sudah makan belum, atau pun pertanyaan lain yang menunjukkan sikap perhatian. Kita menuntut itu dari seseorang yang kita cintai. Sedang mungkin ada orang lain yang sebenarnya juga kerap menanyakannya. Tapi jika pertanyaan itu muncul dari orang lain, rasanya justru akan dianggap berlebihan. Malah mungkin bisa berubah menjadi menjengkelkan. Itu bedanya kehadiran bumbu cinta yang ada di antara dua insan yang berpasangan. Sesuatu yang membedakan dia dengan yang lainnya.

Sumber gambar: www.elitedaily.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Jangan Menunggu Sampai Sakit untuk Menghargai Pentingnya Kesehatan

Jangan Menunggu Sampai Sakit untuk Menghargai Pentingnya Kesehatan

Musik Sebagai Terapi Ampuh Atasi Kerusakan Otak

Musik Sebagai Terapi Ampuh Atasi Kerusakan Otak