Komunitas Rinjin-Bu, Pencinta Kebudayaan Jepang dari UNY
Sumber gambar: www.facebook.com/groups/RinjinBuGroup/
in

Komunitas Rinjin-Bu, Pencinta Kebudayaan Jepang dari UNY

UGETUGET – Masuknya budaya dari luar ke dalam negeri memang tidak dapat dipungkiri. Seperti halnya dengan kebudayaan Jepang yang kini semakin menjamur di Indonesia. Budaya Jepang seperti anime, cosplay, game juga digandrungi oleh anak-anak muda.

Tak heran jika kini semakin banyak komunitas Jepang yang mewadahi anak-anak muda untuk menyalurkan hobi yang sama. Salah satu komunitas Jepang ini adalah Rinjin-Bu.

Rinjin-Bu merupakan komunitas budaya Jepang modern yang ada di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Komunitas ini berbasis komunitas kampus yang terbentuk karena adanya kesamaan hobi para mahasiswa UNY. Dari hobi yang sama tersebut munculah gagasan untuk membuat komunitas yang dapat menjadi wadah bagi pencinta anime, cosplay, manga, game, vocaloid, dan lain-lain.

Lahirnya Rinjin-Bu dimulai pada tahun 2012, yaitu muncul ide untuk membuat komunitas mahasiswa UNY yang suka menonton anime, namun pada Maret 2013 baru terealisasi acara temu perdana (gathering) dengan kegiatan saling berbagi anime. Pada mulanya nama komunitas ini adalah UNY Anime Lover. Tidak heran dengan nama komunitas tersebut karena kegiatan yang rutin dilakukan pada tiap pertemuan adalah saling berbagi anime.

Seiring berjalannya waktu komunitas ini juga ingin melebarkan sayapnya seperti komunitas Jepang lainnya agar semakin dikenal oleh masyarakat, yaitu dengan mengganti nama komunitas dan membentuk kepengurusan.

Nama Rinjin-Bu diambil dari istilah dalam salah satu anime, Boku wa Tomodachi ga Sukunai yang artinya Neighbor’s Club atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai komunitas persahabatan. Pada tanggal 1 April 2014 diadakan pertemuan untuk membahas kepengurusan.

Pada saat itu Mas Wildan terpilih untuk menjadi ketua komunitas, namun kini Rinjin-Bu telah berganti kepengurusan dan komunitas ini dinahkodai oleh Mas Fikri. Akhirnya secara resmi tanggal 1 April 2014 ditetapkan sebagai hari lahir Rinjin-Bu, Komunitas Budaya Jepang Modern UNY.

Rinjin-Bu memiliki visi dan misi yang kuat, yaitu menjadi komunitas besar yang tidak hanya menyukai budaya Jepang, namun juga dapat melakukan kegiatan terkait budaya Jepang seperti cosplay, menggambar manga, game, dan lain-lain tanpa melupakan budaya Indonesia.

Rinjin-Bu memiliki dua grup, yaitu grup WhatsApp dan grup Facebook. Anggota aktif di grup WhatsApp sekitar 40-an, sedangkan anggota yang bergabung di grup Facebook Rinjin-Bu mencapai 200 orang. Mayoritas anggota berasal dari UNY karena memang pada mulanya bertujuan untuk mewadahi mahasiswa UNY yang suka dengan kebudayaan Jepang.

Ada pula anggota yang berasal dari kampus lain seperti dari UIN Sunan Kalijaga, UGM, UMY, UII, dan STAN yang sebagian besar mereka tergabung dalam Technocos, yaitu divisi cosplay Rinjin-Bu,

Rinjin-Bu memiliki empat divisi, yaitu Divisi Cosplay (Technocos) yang terdiri dari member aktif Rinjin-Bu yang menyukai dunia cosplay, Divisi Sketch Art (DC’ Art) mewadahi anggota Rinjin-Bu yang memiliki hobi menggambar,  Divisi Kerumahtanggaan yang memiliki tugas untuk menjaga properti komunitas, dan yang terakhir Divisi Game yang mewadahi para gamers, seperti game DOTA 2, Yu-Gi-Oh (TCG), Touhou, Kantai Collection, Shirohime Collection, PSO2, dan Model Kit.

Kegiatan Rinjin-Bu yang telah terlaksana juga banyak, seperti gathering, berbagi anime, manga class mini, tim cosplay, kontes membuat logo komunitas, buka puasa bersama, nonton bersama, dan main werewolf. Karena komunitas ini prinsipnya adalah komunitas persahabatan, kegiatannya pun santai dan tidak kaku. Yang penting adalah dapat berkumpul bersama teman-teman yang hobinya sama, saling melepas penat, dan refreshing bersama seperti membahas anime terbaru atau tren-tren baru di Jepang.

Sumber gambar: www.facebook.com/groups/RinjinBuGroup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Materi Public Speaking Dari Ira Koesno Cara Berbicara Di Depan Umum

Materi Public Speaking Dari Ira Koesno: Cara Berbicara Di Depan Umum

Tung Desem Waringin, Ubah Emosi dengan Gerakan uget uget

Tung Desem Waringin, Ubah Emosi dengan Gerakan