Kisah Sukses dan Inspiratif Dude Harlino Berawal dari Jualan Mie ayam

Kisah Sukses dan Inspiratif Dude Harlino Berawal dari Jualan Mie Ayam

UGETUGET – Siapa yang tak kenal Dude Harlino? Aktor, presenter, sekaligus entrepreneur muda yang ternyata pernah berjualan mie ayam ini, berbagi kisah sukses dan inspiratif Dude Harlino di acara Emtek Goes to Campus 2017.

Emtek Goes to Campus 2017 diselenggarakan di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada Selasa, 31 Oktober, untuk memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa di Kota Yogyakarta untuk mengikuti lomba Mobile Journalism & News Presenter.

Tidak hanya itu, acara workshop tentang kiat sukses menjadi presenter dan entrepreneur muda juga mengisi acara utama dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang inspiratif.

Salah satu pembicara yang inspiratif adalah Dude Harlino. Sosok pria tampan nan sholeh yang sebenarnya saya gemari sejak jaman SMA ini hadir membawa senyumnya yang khas untuk berbagi kisah perjalanan karirnya.

Kisahnya dimulai sejak ia pernah membuka usaha mie ayam ketika ia masih duduk di bangku kuliah. Usahanya ini mungkin tidak banyak diketahui oleh semua orang, tapi dari usaha inilah nama yang kerap disapa Kak Dude memulai karirnya. Ya, bisa dikatakan bahwa semua usaha harus dimulai dari hal terkecil atau paling rendah.

Perjuangan Kak Dude tidak berhenti sampai di situ saja. Ia sewaktu masih kuliah juga sering mengikuti casting dan berulang kali ia mencoba, tetapi hasilnya nol. Bahkan, teman-temannya pernah berkata padanya bahwa ia jadi artis itu hanya mimpi. So What? Ia tidak peduli apa yang dikatakan teman-temannya.

Ia tetap saja ikut casting sana sini naik angkot panas-panas. Akhirnya, tiba waktu yang menurutnya tepat untuk ia dapat peran. Kala itu, Kak Dude mendapat peran figuran di salah satu sinteron.

“Wah seneng banget tuh waktu itu. Waktu itu saya kasih tahu ke temen-temen kampus sama orang tuaku buat nonton sinetronnya.” kata Kak Dude.

“Waktu sinetron itu diputer ya, aku udah nunggu-nunggu tuh. Pukul 19.00 oke mulai sinetronnya. Ditunggu sampai kira-kira pukul 19.15 terus 19.30. Nah, ini nih mah (mamah saya) bentar lagi.” Lanjutnya.

Setelah ditunggu beberapa lamanya, akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba. Tapi apa yang terjadi? Adegan Kak Dude yang lewat di belakang aktor utama sambil membawa tas ternyata dipotong sama produsernya. Wah, tidak kebayang kan? Gimana perasaan kalian kalau seperti itu? Sudah jadi pemeran figuran yang lewat sliwar-sliwer di belakang aktor dengan durasi bentar, tapi dipotong lagi adegannya. Bisa dibilang syuting tapi ngubadzir.

Padahal setiap kali Kak Dude syuting harus bawa baju sendiri. Kalau diminta bawa baju kantor berarti ia bawa baju kantor. Itu pun tidak hanya satu baju. Kadang-kadang banyak misalnya baju casual dan seragam sekolah. Semua tergantung perannya apa.

Perjuangan dari sosok inspiratif ini juga mengatakan kalau baju-baju yang ia bawa ke lokasi syuting juga ia bawa waktu masuk kuliah. Waktu itu Kak Dude memang keadaannya kuliah sambil syuting. Jadi, kemana-mana ia bawa tas kuliah dan tas baju.

Selain perjuangannya di dunia entertainment, Kak Dude juga merambah ke dunia bisnis. Bisnisnya yang sekarang baru digeluti adalah bisnis kuliner. Alasan ia memilih bisnis kuliner adalah hobinya yang suka makan. Kalau dilihat secara saksama sebenarnya Kak Dude suka makan tapi perut nggak ngaruh. Tetap perutnya masih taraf aman. Ini membuktikan juga kalau perut gendut bukan berarti sosok seorang bos yang makmur.

Bisnis oleh-oleh terbaru dan berbeda ini dibuka di Kota Yogyakarta dengan nama “Jogja Scrummy”. Mungkin banyak yang sudah tahu tentang “Jogja Scrummy”. Kak Dude membuka bisnisnya ini di Jogja karena katanya Jogja itu punya kenangan yang hangat. Selain itu, Jogja juga punya sejarah, agama, sosial budaya, dan wisata yang luar biasa. Jadi, akhirnya ia memutuskan membuka usaha di sini.

Berkat bantuan suami Shiren Sungkar, Teuku Wisnu, bisnis kuliner ini sudah dibuka dengan outlet pertamanya yang berada di Jalan Kaliurang KM 5,5. Namun, sekarang sudah membuka cabang outlet lagi di Jogja.

“Alhamdulillah sekarang punya empat outlet milik sendiri dan dua outlet bersama UMKM,” kata Kak Dude.

“Kuncinya adalah pantang menyerah dan lakukan,” tegas Kak Dude kepada seluruh peserta Emtek Goes to Campus 2017. No action no reaction.

Sumber gambar: hello-pet.com

1

Yuk, Dapetin Konten Keren di Email

Kita pilihkan konten yang pasti kamu suka. Masukkan emailmu