Kesombongan Anggota (Entah Apa): Saya Ini Anggota Loh!
Sumber gambar: Detik
in

Saya Ini Anggota Lho!

UGETUGET — Beberapa hari yang lalu ada seorang teman yang melihat kejadian mengerikan berupa kesombongan anggota (entah apa) di sebuah lokasi parkir. Teman saya ini memarkir sepeda motornya, kemudian bergegas beranjak masuk ke dalam pusat perbelanjaan.

Tidak tahu kenapa, di dekat loket parkir ada orang ribut-ribut. Suara teriakan dua orang itu sampai ke mana-mana yang akhirnya membuat teman saya itu mencari tahu apa yang sedang terjadi di sana.

Berjalanlah teman saya itu sampai ke loket parkir. Ternyata di sana ada semacam konflik nyaris baku tembak. Ada seorang pengunjung parkir yang menodongkan senjata kepada salah seorang petugas parkir. Sontak saja sang petugas parkir gemetaran ketakutan. Inilah awal drama kesombongan anggota entah apa ini.

Zaman sekarang ini siapa yang gak takut ketika sudah ada sepucuk pistol mengarah kepadanya? Di dalam pikiran petugas parkir itu, kematian bisa datang kapan saja sambil menunggu letupan sepucuk pistol. Apalagi waktu itu suasana begitu emosional, orang bisa saja tanpa perlu berpikir panjang untuk menembakkan sebutir peluru.

Karena ketakutan, sang petugas parkir mau melakukan apa pun yang disuruh oleh orang gila yang sedang mengarahkan senjata kepadanya. Bahkan terlihat jelas oleh teman saya itu sang petugas parkir ketakutan sambil menyembah orang gila itu.

Siapa pun pasti akan melakukan hal seperti itu, karena posisi nyawanya sudah sangat terancam. Dia tidak tahu lagi apakah pistol itu sungguhan atau hanya pistol air saja. Tapi melihat gertakan orang gila dengan senjata itu rasanya itu adalah pistol sungguhan.

Apalagi dia bilang bahwa dirinya adalah seorang anggota. Seorang anggota di sini jika dicermati lebih lanjut adalah hal yang rancu. Dia tidak menjelaskan bahwa dia itu seorang anggota apa. Banyak sekali di masyarakat ini ormas maupun organisasi tidak jelas.

Apakah orang gila itu adalah salah satu anggota dari ormas atau organisasi? Di sana tidak dijelaskan, yang penting dia menggertak.

“Saya ini seorang anggota!” bentaknya.

Entah anggota apa, yang penting ketika orang mendengar kata “anggota:, masyarakat sudah ketakutan karena anggota bisa berbuat apa saja termasuk menganiaya sampai membunuh.

Kalau di film James Bond, ada yang namanya izin membunuh. Jadi, James Bond diberikan izin khusus untuk membunuh agar bisa menyelesaikan misi yang diemban. Misinya itu bukan misi main-main, tetapi ini adalah misi yang menuntut kerja keras sampai kematian. Jadi izin membunuh diperbolehkan oleh kerajaan Inggris.

Itu kalau di film James Bond, dan hanya film saja. Entah di dunia nyata ada yang seperti itu atau tidak.

Lanjut kepada cerita teman saya tadi. Inilah gilanya wujud kesombongan anggota itu: Akhirnya, setelah menyembah dan mencium kaki orang gila tersebut, petugas parkir diampuni nyawanya. Pucuk senjata disimpan kembali dan dengan angkuhnya dia pergi menggunakan sebuah mobil.

Kemudian teman saya menghampiri petugas parkir yang kelihatannya mengalami shock berat dan bertanya “Apa yang terjadi tadi, kok kamu sampai menyembah orang?”

“Orang gila tadi tidak mau membayar biaya parkir karena dia adalah seorang anggota, tapi saya tidak menanyakan lebih lanjut anggota apa.”

“Kalau begitu laporkan saja peristiwa ini kepada yang berwajib atau kepada atasanmu.”

“Iya nanti saya laporkan, tapi saya mau menenangkan diri dulu.”

Kemudian kasus ini menjadi besar karena disaksikan oleh banyak orang termasuk teman saya tadi. Hanya dalam beberapa waktu saja polisi berhasil menciduk orang gila yang mengaku sebagai anggota. Yang membuat teman saya penasaran adalah, dia ingin mengetahui sebenarnya orang itu adalah anggota apa.

Dalam proses penyidikan Pak Polisi, teman saya ikut menjadi saksi dan juga diberi kesempatan untuk bertanya kepada orang gila tadi.

“Kamu itu anggota apa, kok sampai berani menggunakan pistol untuk menakut-nakuti masyarakat?”

“Saya ini anggota masyarakat juga, dan pistol yang saya gunakan tadi adalah pistol mainan. Saya cuma bercanda dengan petugas parkir karena saya tidak memiliki uang untuk membayar parkir. Apa harus saya jual mobil ini untuk membayar parkir?”

Ooooaalaaahh.. anjay. Cuma bercanda toh yang tadi itu. Tapi kok kelihatan meyakinkan ya kesombongan anggota masyarakat satu ini?

Akhirnya, orang itu meminta maaf kepada petugas parkir dan seluruh masyarakat Indonesia. Tapi tetap saja sang petugas parkir tidak terima karena sudah menyembah orang dengan paksaan. Si petugas parkir yang sampai saat ini belum diketahui namanya itu menginjak kepala orang gila tadi, sambil berkata, “Saya cuma bercanda saja denganmu.”

Tapi kok cerita teman saya itu hampir mirip dengan berita beberapa hari yang lalu ya?

https://www.youtube.com/watch?v=yfIXKHhNH4k

Tapi tidak mungkin juga sih. Hanya kebetulan saja, jangan diambil hati. Cerita ini hanya bercanda saja.

Sumber gambar: Detik

Written by Bimo

Web developer, menggunakan CakePHP sebagai inti pengembangan situs dan wordpress untuk bermain blog. Kadang-kadang menulis, coding. Suka bersepeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

uget uget - Makanan Lezat Dan Enak- Sajian Durian Gantalmas

Makanan Lezat Dan Enak: Sajian Durian Gantalmas

uget uget - Misteri Lagu Terpendek Sedunia

Misteri Lagu Terpendek Sedunia