Kemasan Makanan Berbahan Styrofoam, Amankah?
Sumber gambar: www.prlog.org
in

Kemasan Makanan Berbahan Styrofoam, Amankah?

UGET UGET – Pangan merupakan kebutuhan primer manusia. Oleh sebab itu, segala hal yang terkait sektor ini, pasti akan mendapatkan perhatian utama. Mulai dari bahan, cara memasak, hingga penyajian. Salah satu yang sedang ramai dibicarakan adalah kemasan makanan berbahan styrofoam.

Ada yang mengatakan bahwa kemasan berbahan styrofoam itu berbahaya jika digunakan untuk membungkus makanan, tapi ada juga yang mengatakan bahwa hal itu tidaklah berbahaya. Pastinya masyarakat bingung dong dengan adanya kabar yang berbeda-beda.

Nah, melansir dari harian Rakyat Merdeka (4/3), menurut para ahli, pelaku industri, dan perwakilan BPOM, yang salah satu pembicaranya adalah Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran Institut Teknologi Bandung (ITB) Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D menyebutkan tujuh fakta menarik tentang kemasan makanan berbahan styrofoam.

Fakta pertama adalah styrofoam mempunyai sifat zat yang ringan dan kokoh, serta dapat berperan sebagai isolator yang baik. Sehingga bahan ini cocok untuk menjadi kemasan makanan segar.

Fakta kedua adalah bahan kemasan ini secara industri termasuk kemasan makanan yang paling ekonomis. Sehingga efeknya sangat besar, yakni tidak membuat harga makanan menjadi lebih mahal karena faktor kemasan.

Fakta ketiga, ternyata styrofoam ini juga bersifat hemat energi. Sebab bila dibandingkan dengan produk alternatif lainnya, bahan kemasan yang terbuat dari busa polistirena tersebut justru mengonsumsi energi jauh lebih hemat.

Fakta keempat adalah hal yang paling penting, yaitu aman bagi kesehatan. Jadi, masyarakat tidak perlu bingung lagi perihal keterkaitan antara kemasan makanan berbahan styrofoam dengan kesehatan.

Dengan menggunakan styrofoam, ternyata juga menjadi cara untuk mengurangi global warming. Karena fakta kelima menyebutkan bahwa bahan kemasan makanan ini dapat didaur ulang.

Ditambah dengan fakta keenam yang menyebutkan bahwa styforoam merupakan kemasan makanan yang sampahnya paling ekonomis. Ini tentunya sangat menguntungkan masyarakat. Karena dapat mengurangi banyak bentuk polusi dan pencemaran.

Fakta ketujuh, di negara-negara maju, kemasan makanan berbahan styrofoam sudah dilegalkan. Diantaranya Inggris, Jerman, Kanada, dan Amerika Serikat. Bahkan di Inggris dan Jerman sudah banyak lokasi yang berfungsi sebagai penampungan sampah daur ulang busa polistirena.

Sumber gambar: www.prlog.org

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Liburan Ke Luar Negeri? Queensland Bisa Jadi Opsi Menarik

Liburan Ke Luar Negeri? Queensland Bisa Jadi Opsi Menarik

Persembahan Terakhir untuk Davide Astori Doa dan Cinta Kami Mengiringimu

Persembahan Terakhir untuk Davide Astori: Doa dan Cinta Kami Mengiringimu