kevin/marcus angkat trofi
Sumber gambar: liputan6.com (kevin/marcus angkat trofi)
in

Keistimewaan dan Ketidakistimewaan The Minions di Tahun 2018

UGET-UGET | The Minions istimewa? Saya termasuk orang yang percaya bahwa setiap manusia mempunyai keistimewaan dan ketidakistimewaan, bahkan dalam satu bidang tertentu. Mari menganalisa perjalanan Minions di tahun 2018 ini.

Dari 14 ajang di tahun 2018, sudah 12 ajang yang sudah dilakoni Markus Gideon dan Kevin Sanjaya. Mulai dari Daihatsu Indonesia Masters 2018 (23-28 Januari) hingga yang baru saja berakhir dengan torehan kandas di babak final Yonex French Open 2018 (23-28 Oktober).

Tersisa Fuzho China Open 2018 dan Yonex-Sunrise Hongkong Open 2018.

Pasangan putra peringkat satu dunia ini terbilang istimewa. Di luar perawakannya yang lucu, Minions menyabet banyak gelar juara dari berbagai ajang dunia dengan menyisakan kesan usilnya. Sehingga Minions menjadi salah satu atlet kebanggaan masyarakat Indonesia.

Namun memang manusia tidak ada yang sempurna, tak terkecuali Marcus dan Kevin. Beberapa kali terjadi peristiwa yang seolah menguji keperkasaannya.

Keistimewaan dan Ketidakistimewaan The Mininons
Sumber gambar: bola.com

Dari berbagai keunikan The Minions yang sudah viral, saya menemukan keunikan-keunikan lain. Mulai dari yang keren sampai yang kurang keren.

Delapan kali Juara 

Meski masih tersisa dua ajang, pencapaian mereka sudah melampaui pertarungannya pada tahun 2017, dengan catatan 7 kali juara. Keperkasaan ini seolah tidak tersaingi oleh pasangan lain.

kevin/marcus angkat trofi
Sumber gambar: liputan6.com (kevin/marcus angkat trofi)

Dua kali takluk  melawan HAN Chengkai/ZHOU Haodong

Akhirnya HAN/ZHOU menjadi masalah serius bagi The Minions Indonesia. Dua kali Minions harus bertekuk lutut di hadapan pasangan asal Cina ini. Tercatat kekalahan mereka ketika berlaga di Semifinal Victor China Open 2018 dan final Yonex French Open 2018.

Dalam dua ajang berikutnya, Minions tidak menutup kemungkinan akan bertemu kembali dengan pasangan ini. Minions harus menyiapkan strategi khusus menghadapi mereka. Atau mereka akan kehilangan keperkasaan mereka untuk ketiga kalinya.

66 Match dengan 6 Kekalahan

Sudah 66 match yang dilakoni The Minions di berbagai ajang dunia, dari sekian match Minions hanya 6 kali tumbang. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dalam karir mereka. Boleh lah kita geleng-geleng kepala atas capaian yang membanggakan ini.

Keistimewaan dan Ketidakistimewaan The Mininons di Tahun 2018
Sumber gambar: tribunnews.com (tos menambah semangat)

Gagal Di Kejuaraan Dunia 2018

Uniknya, Minions yang mempunyai statistik istimewa harus tersingkir dari Kejuaraan Dunia 2018. Meladeni ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, di Nanjing. Kevin/Marcus di luar dugaan takluk dua gim langsung 19-21, 18-21.

Kevin/Marcus sebenarnya sangat difavoritkan memenangi laga ini. The Minions mengantongi modal sangat meyakinkan. Selain menempati peringkat satu dunia BWF, Kevin/Marcus juga menjadi unggulan pertama.

Mereka juga unggul rekor pertemuan atas Kamura/Sonoda. Lima kali bertemu, Kevin/Marcus menang tiga kali.

Nampaknya The Minions harus terus fokus dan tidak jumawa atas pencapaian-pencapaiannya. Sebab, kegagalan ini menjadi pelajaran penting bagi mereka. Seperti kata saya, sepandai-pandainya marcus-kevin melompat, pasti pernah jatuh juga.

Sudah Memiliki Pacar, Tapi Menyimpan Perasaan dengan Orang Lain Hati-Hati, Itu Hanya Sesaat

Sudah Memiliki Pacar, Tapi Menyimpan Perasaan dengan Orang Lain? Hati-Hati, Itu Hanya Perasaan Sesaat

Di Balik Kengerian Anime Goblin Slayer

Di Balik Kengerian Anime Goblin Slayer