Keberhasilan M. Syafiq Addarisy Menjadi Wakil Duta Seni UNY
Sumber gambar: instagram.com/syafiqaddarisiy
in

Keberhasilan M. Syafiq Addarisy Menjadi Wakil Duta Seni UNY

UGETUGETPada tanggal 1-7 Maret 2018 yang lalu UNY sempat melakukan seleksi Duta Seni dengan berbagai rangkaian acara yang digelar secara terbuka bagi mahasiswa aktif UNY. Khususnya cabang kepenulisan.

Di cabang kepenulisan ini masih dipecah lagi menjadi tiga macam, yakni kepenulisan puisi, cerpen, dan drama. Ternyata setelah waktu pengumuman tiba, terdapatlah tiga nama perwakilan Duta Seni yang akan mewakili UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) di Peksimida (Pekan Seni Mahasiswa) tingkat daerah DIY.

Salah satu nama yang tercantum dalam pengumuman tersebut adalah M. Syafiq Addarisy dari program Studi Sastra Indonesia angkatan 2016.

Sebelumnya ia melalui proses tahapan seleksi di tingkat fakultas dan tingkat universitas. Kemudian, dengan judul puisi “Riwayat yang Terlupa” ketika seleksi di tingkat fakultas dan “Riwayat Dini Hari”, ia berhasil mengalahkan pesaing-pesaing lain di cabang lomba penulisan ini.

Puisi yang dilombakan itu mengisahkan tentang Candi Prambanan, Bandung Bandawasa, dan Rara Jonggrang.

menulis puisi
Sumber gambar: instagram.com/syafiqaddarisiy

Ia mengakui bahwa dirinya melakukan persiapan untuk menghadapi lomba ini hanya dengan menulis dan meminta saran dari kakak tingkat sesama jurusannya. Bahkan lebih dari itu, ia memberikan bocoran langkah-langkahnya ketika hendak menghadapi lomba Peksimida.

Tentu saja, sebagai salah satu perwakilan yang akan bersaing dari UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) di Peksimida (Pekan Seni Mahasiswa) tingkat daerah DIY untuk memperebutkan juara menuju Peksiminas, ia akan mempersiapkan diri seperti biasanya. Dengan membaca, menulis, dan diskusi tentang puisi.

“Pesan saya untuk teman-teman, sering-sering berpikir dan merenung untuk kemudian merealisasikannya ke dalam tindakan nyata. Berpikir tanpa bertindak setara dengan onani, sedangkan bertindak tanpa berpikir sama saja bunuh diri,” terang Syafiq tegas dengan gaya puitisnya.

syafiq di taman sriwedari solo
Sumber gambar: instagram.com/syafiqaddarisiy

Nah, apakah teman-teman sekalian terdorong untuk menjadi seorang yang berprestasi saat menjadi mahasiswa. Tunggu apalagi, jika Syafiq bisa, maka kita pun pasti bisa. Karena, prestasi bukan untuk ditunggu, tetapi untuk diproses, dikejar, dan dirasakan hasilnya.

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Wasit PSS Vs Madura FC Tiba-tiba Lupa Hukum Offside

Wasit PSS Vs Madura FC Tiba-tiba Lupa Hukum Offside

Cara Diet Alami dan Sehat Untuk Para Cewek

Cara Diet Alami dan Sehat Untuk Para Cewek