Ini Cara Mengucap Kata Maaf untuk Diri Sendiri
Sumber gambar: appliedalliance.wordpress.com
in

Ini Cara Mengucap Kata Maaf untuk Diri Sendiri

UGET UGET – Kata maaf tidak hanya ditujukan untuk orang lain. Melainkan juga untuk dirimu sendiri. Terkadang kita melakukan kesalahan yang tak disangka telah atau akan merugikan diri kita sendiri juga orang lain. Sehingga sering kali muncul rasa penyesalan. Jika kamu abai terhadap rasa penyesalan ini, ketenanganmu akan terganggu. Dalam hal ini, penting untuk mengucap maaf pada diri sendiri.

Maaf pada diri sendiri merupakan upaya jitu untuk memperbaiki ketidaknyamanan itu. Mengucapkan maaf pada diri sendiri berhubungan dengan relasi rohani antara kita dengan Tuhan. Biasanya ketika kita melanggar aturan atau pedoman-pedoman etis dalam ajaran agama, rasanya akan sangat gundah.

Rasa penyesalan itu muncul, misalnya karena kita mengambil milik orang lain, berbohong, memaki, melakukan perbuatan menyimpang, berzinah, selingkuh, mencopet, memukul, bahkan hingga pelanggaran berat seperti membunuh.

Secara sadar tentu orang akan merasa bersalah setelah melakukan perbuatan tersebut. Perasaan bersalah ini bila dibiarkan terus menerus bisa membuat pikiran stres. Bersikap cuek dan menganggap kita tak pernah melakukannya justru hanya akan menjadi beban dalam diri.

Tak ada yang nyaman hidup diliputi rasa bersalah. Orang hidup mencari ketenangan batin. Dan saat ada sesuatu hal yang mengganjal, tentu konsentrasi akan terganggu. Namun permintaan maaf tidak hanya diwujudkan dalam perkataan saja.

Memeroleh maaf dari diri sendiri tak jauh sulitnya dengan memeroleh maaf dari diri sendiri. Proses pertaubatan tidak ditentukan berdasarkan waktu, singkat tidaknya itu. Melainkan lebih kepada ketulusan meminta maaf hingga akhirnya benar-benar mendapatkan ketenangannya kembali.

Kita perlu menumbuhkan dan membangun kembali spiritual yang sebelumnya roboh karena perbuatan tidak menyenangkan itu. Karenanya penting untuk kita melakukan kegiatan yang dapat membangun rohani dan emosional diri.

Aktivitas spiritual seperti berdoa, meditasi, mengikuti ritual, atau pergi ke psikolog klinis akan sangat membantu penyembuhan batin. Baiknya ini dilakukan secara rutin dan konsisten. Selain itu, dengan beramal juga dapat membantu proses taubat itu sendiri.

Saya percaya, seiring dengan berjalannya waktu, dengan ketulusan menjalani proses taubat, kamu akan bisa mendapatkan ketenanganmu kembali.

Sumber gambar: appliedalliance.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Nafsu Makan Menurun Karena Patah Hati, Ini Dia Tipsnya

Nafsu Makan Menurun Karena Patah Hati, Ini Dia Tipsnya

Tips Sukses Meraih Mimpi Jangan Cuma Wacana

Tips Sukses Meraih Mimpi: Jangan Cuma Wacana