Kasih Sayang Seekor Induk Hewan Pada Anaknya
Sumber gambar: boombastis.com
in

Kasih Sayang Seekor Induk Hewan Pada Anaknya

UGETUGET | Kasih sayang seekor induk ternyata tak terbatas. Misalnya hewan koala. Kantong dan Punggung. Waktu koala baru lahir beratnya cuma 0,5 gram. Bayi koala ini lalu menyusu di dalam kantong Ibunya sampai umur 5 bulan.

Bayi koala juga diberi makan daun yang sudah dihaluskan oleh Bu Koala. Begitu makan daun, pertumbuhannya jadi sangat cepat.

Dan ketika berumur 7 bulan, bayi koala merasa kesempitan berada di dalam kantong induknya. Dia pun keluar dari kantong lalu memanjat ke punggung Bu Koala.

Kini, ia lebih senang digendong dipunggung. Sampai umur berapa dia digendong seperti ini? Kira-kira, ya, sampai 11 bulan.

koala dan anaknya
Sumber gambar: dailymail.co.uk

Kantong Serba Guna

Kanguru dan Anaknya
Sumber gambar: id.wikipedia.org

Kanguru terkenal karena kantongnya. Kantong Kanguru dewasa memang serbaguna.

Ketika bayi mereka lahir, besarnya cuma sekacang merah. Bayi mungil ini dirawat dan disusui hingga besar di dalam kantong. Kalau sudah besar, anak kanguru akan keluar dari gendongan.

Kantong mempunyai fungsi sebagai tempat perlindungan bagi kangguru kecil. Begitu ada bahaya, mereka akan cepat-cepat melompat kembali ke dalam kantong. Itu dilakukan sampai mereka tumbuh besar dan bisa mencari makan sendiri.

Akan tetapi, ada pula kanguru besar yang maksa masuk ke kantong induknya meski sudah kesempitan.

Digendong sambil Digigit

Induk Singa dan Anaknya
Sumber gambar: boombastis.com

Harimau, kucing, dan serigala memang menggendong bayinya dengan cara menggigit tengkuk bayi mereka.

Kenapa kok mereka tidak kesakitan? Karena kulit bayi mereka tebal dan longgar, jadi tidak terluka sedikit pun oleh gigitan induknya. Bayi mereka pun sangat senang sekali kalau digendong.

Bahkan, ada yang pura-pura tidur ketika digendong.

Biasanya mereka digendong pulang ke rumah kalau bermain terlalu jauh atau digendong untuk dibawa ke tempat tinggal yang baru.

Digendong di Mulut

Induk Buaya Menggendong Anaknya Di Dalam Mulut
Sumber gambar: jw.org

Biasanya buaya akan menaruh telurnya di pasir. Mereka menjaganya dengan waspada sampai telur-telur itu menetas.

Begitu telur mereka menetas, buaya akan menggendong mereka untuk dibawa ke sungai yang lebih aman dengan mulutnya.

Selama perjalanan, mulut induk buaya akan menganga terus. Karena, di dalam mulutnya ada bayinya.

Ada juga jenis buaya yang menetaskan telurnya dengan merobek cangkang telurnya dengan gigi-gigi tajamnya.

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Cara Ilmiah Mengatasi Rasa Takut Setelah Nonton Film Horor Indonesia

Cara Ilmiah Mengatasi Rasa Takut Setelah Nonton Film Horor Indonesia

Sekilas Tentang Tornado, Si Angin Ganas