Merajut Karya Sastra di Paperplane Bookstore
Sumber gambar: jogja.tribunnews.com/2017/09/09/paperplane-tempat-kumpul-komunitas
in

Merajut Karya Sastra di Paperplane Bookstore

UGET UGETKarya sastra merupakan bentuk tulisan indah berupa puisi, cerpen, novel, maupun naskah drama. Merajut karya sastra juga penting lho, yaitu untuk mengabadikan tulisan kita.

Dengan terus menulis, tulisan kita akan tetap awet. Selain itu dengan dilakukan diskusi bersama teman-teman komunitas, tulisan kita akan dikenang abadi karena banyak yang mengingatnya.

Begitu pula dengan Aditya Timor Eldian, atau disapa Kak Timor yang pada hari Jumat, 17 November 2017 melakukan diskusi sastra bersama teman komunitas Selepas Senja. Acara diskusi sastra ”Melepas Penat” ini sudah memasuki kali ke delapan. Acara dilaksanakan di Paperplane Bookstore, Gang Ganesha No. 39, Gedongkuning, Yogyakarta.

Kak Timor membuat karya sastra berupa naskah drama satu babak berjudul “Goresan Batik”.

Diskusi sastra yang dipantik oleh Mas Febrinawan Prestianto atau disapa Mas Giant ini berjalan serius tapi santai. Banyak teman-teman yang antusias dengan diskusi sastra kemarin, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan.

Saya pun juga menikmati diskusi sastra kemarin. Membaca sekilas naskah drama milik Kak Timor, sudah mengerti bagaimana dengan ceritanya.

Kak Timor juga menjelaskan bahwa awal  mula ia membuat naskah drama tersebut karena tuntutan tugas kuliah. Namun Kak Timor tidak hanya berhenti di situ saja. Ia mulai peruntungan untuk mengikuti lomba menulis naskah drama di Balai Bahasa Yogyakarta.

Agenda diskusi sastra ini merupakan agenda rutin dari Paperplane Bookstore. Ada diskusi mingguan dan diskusi bulanan.

Mas Azwar, salah satu founder Paperplane Bookstore menjelaskan awal mula diadakannya diskusi sastra ini karena ia memiliki banyak channel dan teman-temannya meminta dia untuk mengadakan diskusi sastra.

Mbak Manda, rekan Mas Azwar juga menjelaskan tujuan utama terbentuknya Paperplane Bookstore ini awalnya tidak hanya membuat warung buku. Namun juga membuat perpustakaan mini untuk memfasilitasi anak-anak membaca atau belajar.

Semakin banyak teman-teman yang sering nongkrong di warung buku tersebut, akhirnya terbentuklah komunitas Selepas Senja yang memiliki agenda untuk diskusi sastra.

Untuk kamu yang ingin merajut karya sastra, yuk ikut diskusi sastra bersama komunitas Selepas Senja di Paperplane Bookstore ya.

Yang ingin tahu lebih lanjut kegiatan selanjutnya, bisa cek di instagram @paperplanebookstore.

Sumber gambar: jogja.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Cara Mengatasi Stres, Pakai 5 Kunci Ini uget uget

Cara Mengatasi Stres, Pakai 5 Kunci Ini

Yuk Bikin Kreasi Mie Instan, Biar Nggak Dimasak Gitu-gitu Aja

Yuk Bikin Kreasi Mie Instan, Biar Nggak Dimasak Gitu-gitu Aja