Kafe Pojok Beteng, Melihat Jogja dari Atas
Sumber gambar: traveltodayindonesia.com
in

Kafe Pojok Beteng, Melihat Jogja dari Atas

UGET UGET – Masyarakat Jogja terkenal dengan kreasinya yang unik. Apapun bisa dihasilkan, dengan cita rasa artistik yang tinggi, serta selalu mengundang decak kagum. Seperti halnya bangunan sejarah berupa tembok yang memanjang di sisi selatan Alun-Alun Selatan Jogja. Bangunan ini, yang dinamakan Pojok Beteng, dahulunya difungsikan sebagai benteng pertahanan kesultanan Mataram dari serangan-serangan pemberontak dan penjajah.

Sisi sejarah dari benteng ini masih dipertahankan, dan masih ditemukan hingga hari ini. Tak ada perubahan yang berarti dari kondisi bangunannya. Namun, tanpa mengubahnya, masyarakat Jogja melakukan kreasi untuk tidak menjadikan Pojok Beteng sekadar bangunan tua, tetapi juga bisa memberikan profit bagi masyarakat.

Rencananya, bangunan panjang itu akan dijadikan kafe. Tidak terbayang, bukan, sebuah kafe rooftop dari bangunan yang bersejarah. Anda bisa duduk bersantai sambil menyeruput minuman dan menikmati makanan khas Jogja dari atas, melihat kondisi jalanan Jogja di malam hari.

Pembangunan itu belum sepenuhnya berjalan, dan masih butuh beberapa waktu untuk selesai. Namun, sebagai permulaan, telah dibangun sebuah kafe persisi di pojok timur Pojok Beteng. Tempatnya luas dan nyaman, dengan model kafe modern.

Kafe ini telah berdiri sejak 2015 lalu yang diinisiasi oleh masyarakat Dalam Pojok. Masyarakat yang memiliki rumah di dalam Pojok Beteng, pada umumnya adalah orang-orang masih keturunan kerajaan, baik raja pertama sampai raja sekarang. Jadi, kafe tersebut merupakan kreasi sendiri para keluarga kerajaan.

Berbagai macam makanan dan minuman bisa Anda pesan di kafe ini, baik makanan khas Jogja serta masakan modern. Tetapi saran saya, cobalah untuk memesan wedhang uwuh, yang dalam bahasa Indonesia berarti minuman sampah. Mengapa demikian? Karena bahan pembuatannya yang beragam dan dimasukkan ke dalam gelas, terlihat seakan-akan Anda sedang meminum minuman dari bahan-bahan sampah. Namun tidak demikian dengan nikmatnya yang manis dan kerasa tradisional khas Jogja.

Di kafe Pojok Beteng ini, Anda bisa datang perorangan, bisa juga dengan rombongan. Kafe ini tersedia untuk diadakan acara bersama rombongan, dengan cara memesan lebih awal. Dengan demikian, Anda boleh menguasai kafe ini satu malam penuh.

Harga makanan dan minuman pun harga standar Jogja yang murah dan menyenangkan. Tidak perlu mengeluarkan uang yang berlebih, Anda bisa menikmati sensasi meminum wedhang uwuh di kafe rooftop, dari atas bangunan bersejarah. Melihat bagaimana orang-orang Jogja, bahkan di jalanan, terlihat sangat sopan dan santun dalam berkendara.

Sumber gambar: traveltodayindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Wisata alam Gunung Ijen Jawa Timur

Wisata Gunung Jawa Timur

Teguran Bagi Kita Paris Agreement Hingga Prediksi Sisa Waktu 10 Tahun Tuk Selamatkan Bumi

Teguran Bagi Kita: Paris Agreement Hingga Prediksi Sisa Waktu 10 Tahun Tuk Selamatkan Bumi