Keji, Satu Keluarga Ini Produksi dan Jual Kopi dari Campuran Baterai Bekas, Debu, dan Kerikil
Sumber gambar: dunia.tempo.co
in

Keji, Satu Keluarga Ini Produksi dan Jual Kopi dari Campuran Baterai Bekas, Debu, dan Kerikil

UGET UGET – Kopi sudah menjadi sebagian dari gaya hidup. Meminum secangkir kopi di pagi hari menjadi cara orang merayakan nikmatnya bangun pagi sekaligus ritual sebelum memulai aktivitas. Kopi meskipun pahit, namun bisa memberikan suntikan semangat. Karenanya banyak orang menjadi pecinta kopi. Namun kasus penyalahgunaan ini, sungguh membuat ngeri publik.

Di Vietnam tepatnya di Provinsi Dak Nong, terdapat sebuah keluarga yang memproduksi kopi. Kopi ini bukanlah kopi biasa. Melainkan kopi hasil campuran dari bahan-bahan berbahaya yang tak lazim. Seorang perempuan bernama Nguyen Thi Loan menjadi dalang di balik aktivitas kejahatan ini.

Loan bersama keluarganya sengaja mencampurkan biji-biji kopi murahan dengan baterai bekas, debu kotoran, juga batu kerikil. Pun agar warnanya nampak seperti kopi sungguhan, mereka mewarnai cairan tersebut dengan warna hitam.

Entah sejak kapan mereka melakukan aktivitas ini. Namun kecurigaan warga setempat sepenuhnya benar. Mereka pun kini sudah diserahkan pada pihak yang berwenang sejak 16 April lalu. Kepolisian juga menyita barang bukti yang cukup memadai.

Keji, Satu Keluarga Ini Produksi dan Jual Kopi dari Campuran Baterai Bekas, Debu, dan Kerikil
Sumber gambar: dunia.tempo.co

Seperti dikutip dari okezone.com (20/4), pada tanggal 20 April lalu polisi berhasil menyita 12 ton kopi kotor, juga 35 kilogram (kg) bubuk hitam yang diekstrak dari baterai bekas serta satu kantong cairan berwarna hitam seberat 10 kg.

Sepanjang tahun 2018 ini, Loan mengaku sudah menjual kopi miliknya lebih dari 3 ton. Jumlah yang tak sedikit, karenanya ini dapat dikatakan sebagai penipuan skala besar. Apalagi sampai membahayakan nyawa orang lain. Sejauh ini barang sitaan tersebut diserahkan pada ahli kimia di Vietnam National University.

Masih dikutip dari okezone.com, ahli kimia yang menangani penyelidikan ini, Tran Hong Con menuturkan bahwa zat berwarna hitam yang terkandung dalam baterai bekas adalah mangan dioksida. Seperti diketahui, bahan kimia itu memiliki oksidasi yang tinggi. Bahkan setiap 0,5 miligram mangan dioksida yang dicampur dengan air dapat meracuni manusia. Dalam risiko serius, hal ini dapat menimbulkan efek halusinasi dan kerusakan otak.

Miris mengetahui kasus seperti ini. Bahan-bahan seperti itu tentunya tidaklah untuk dikonsumsi. Apalagi dalam baterai tentu mengandung bahan berbahaya, seperti seng, timbal, kadmium, merkuri, dan lainnya. Sayangnya, ada saja orang-orang yang egois ingin mencari keuntungan dengan cara keji seperti itu.

Untuk menghindari diri dari hal-hal seperti ini, ada baiknya kita selalu mengecek logo standar keamanan pangan yang tertera dalam kemasan produk. Sebelum membeli, jadilah konsumen yang bijak pula. Semoga kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Terlalu Monoton Bisa Jadi Alasan Mengapa Kamu Masih Jomblo

Terlalu Monoton Bisa Jadi Alasan Mengapa Kamu Masih Jomblo

Real Madrid Melaju ke Final

Real Madrid Melaju ke Final