Jomblo? Coba Aplikasi Makcomblang Ini!
Sumber gambar: Daily Mail
in

Jomblo? Coba Aplikasi Makcomblang Ini!

UGET-UGET | Wahai kaum Jomblo sedunia, berbahagialah, hari yang dinanti sudah tiba. Kalian, bukan saya tentunya, akan dimanjakan oleh teknologi untuk mencari pasangan. Caranya?

Setiap harinya, berbagai jenis aplikasi bermunculan di PlayStore maupun AppleStore. Dan setiap harinya, dalam pengamatan saya, selalu ada peningkatan pengguna untuk berbagai jenis aplikasi yang menyediakan fitur pencari pasangan.

Meski awalnya heran ketika ada teman membuka aplikasi BeeTalk dan “berburu” wanita berhati mulia yang ada di area jangkauannya, namun kini saya sudah terbiasa. Saya memakluminya.

Dari semua aplikasi yang digunakan, ujar teman saya yang seorang tech addict, susah untuk benar-benar bisa mendapatkan pasangan yang sesuai di hati maupun seleranya. Banyak unsur-unsur dalam menjalin hubungan yang tampaknya gagal ditangkap dan disajikan dalam aplikasi-aplikasi tersebut. Rata-rata, masih menggunakan kesamaan hobi, pandangan politik atau pandangan tentang hidup, kegiatan, serta ekonomi.

Nah, melihat kelemahan berbagai aplikasi tersebut, muncullah satu aplikasi yang mengklaim bahwa bisa membantu Anda menemukan pasangan sehidup semati. Hari Rabu lalu, Hinge –aplikasi jodoh yang mengusung moto  “untuk orang yang serius mencari pasangan” – meluncurkan satu fitur baru “Most Compatible” atau dalam terjemahan bebasnya, “Yang Paling Cocok”. Dalam fitur ini, pengguna akan mendapatkan data calon pasangan dengan kemungkinan cocok terbesar yang dikirimkan setiap hari.

Jomblo? Coba Aplikasi Makcomblang Ini!
Sumber gambar: Daily Mail

FYI, untuk mengaplikasikan model sistem komputasi tersebut, Hingge menggunakan versi modifikasi dari algoritma Gale-Shapley. Algoritma ini berhasil mendapatkan penghargaan Nobel untuk bidang Ekonomi pada tahun 2012 lalu.

Dalam rilisnya, panitia Nobel menjelaskan bahwa penghargaan tahun itu sesuai dengan kegelisahan banyak Ekonom: bagaimana membuat model dan kategorisasi dari banyak agen dengan latar belakang yang berbeda.

Sebagai contoh, bahwa murid haruslah masuk dalam kategori sekolah dan donor organ tubuh dengan pasien yang membutuhkan transplantasi. Metode distribusi bagaimana yang efektif dan menguntungkan dalam pengelompokan tersebut? Hal ini untuk memecahkan persoalan tentang stabilitas distribusi, pengelompokkan institusi pasar hingga target konsumen.

Dilansir dari Futurism, Hinge memodifikasi aplikasi yang digunakan untuk marketplace tersebut dan dinamai Gale-Shapley SMP (Stabilitas Masalah Pernikahan). Dan sebenarnya, sebelum diimplementasikan untuk olah data konsumen pada sistem online shop, algoritma yang diciptakan oleh David Gale dan Lloyd Shapley pada tahun 1962 tersebut memang ditujukan untuk menciptakan satu teknologi pencari jodoh dengan tingkat kecocokan yang tinggi.

Fitur terbaru ini sudah diluncurkan untuk IoS pada 12 Juli lalu. Dan sejak kemarin, fitur ini sudah bisa dinikmati oleh pengguna Android. Frustasi gagal mencari pasangan? Coba aplikasi ini!

Biru Samudra

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Perawatan dari Dalam untuk Kecantikan Kulitmu

Perawatan dari dalam untuk Kecantikan Kulitmu

Manfaat Masker Kentang yang Bagus untuk Kecantikan Kulit Wajah

Manfaat Masker Kentang yang Bagus untuk Kecantikan Kulit Wajah