Jokowi Anugerahkan Satya Lencana Kebaktian Sosial untuk Pendonor Golongan Darah 100 Kali
Sumber gambar: livewell-indonesia.com
in

Jokowi Anugerahkan Satya Lencana Kebaktian Sosial untuk Pendonor Golongan Darah 100 Kali

UGET UGET – Kemuliaan hati para pendonor golongan darah (donor darah) dihargai melalui penganugerahan Satya Lencana Kebaktian Sosial. Sebanyak 857 pendonor yang berasal dari 22 provinsi, baik pria maupun wanita yang telah mendonorkan darahnya 100 kali menerimakan penghargaan tersebut dari Presiden Jokowi di Istana Bogor, 17 Desember kemarin.

Dilansir detik.com, Jokowi secara simbolik menyematkan Satya Lencana Kebaktian Sosial ke dada kiri beberapa perwakilan pendonor. Pertama Jokowi memberikannya pada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang merupakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) kemudian diikuti para perwakilan lain. Ada pula cincin emas dalam kotak yang diberikan Jokowi kepada mereka.

Jokowi berterima kasih kepada para pendonor darah yang konsisten melakukan aksi kemanusiaan itu. Menurutnya, para pendonor pantas disebut sebagai pahlawan kemanusiaan. Sesuai slogan PMI, “Setetes darah Anda, nyawa bagi sesama.” Maka dari itu, memberikan darahmu sama halnya dengan menyelamatkan nyawa manusia.

Setelah saya telusuri, ini pun sesuai dengan yang tertulis dalam website Kemsos.go.id bahwa Satya Lencana Kebaktian Sosial berhak diberikan untuk mereka yang telah berjasa besar dalam bidang perikemanusiaan pada umumnya atau dalam suatu bidang perikemanusian pada khususnya yang terkait dengan bidang kesejahteraan sosial.

Kata Jokowi, seseorang yang telah mendonor sebanyak 100 kali, berarti sudah melakukannya selama minimal 25 tahun. Padahal dalam setahun rata-rata orang mendonorkan darahnya tiga atau empat kali. Ini dipandang Jokowi sebagai periode yang sangat panjang. Tak mudah membangun konsistensi seperti ini.

Masih dilansir detik.com, dalam durasi sepanjang itu, para pendonor telah menyumbangkan sedikitnya 30 liter darah. Jumlah yang cukup banyak bukan? Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, ini dapat diartikan para pendonor telah menyelamatkan lebih dari 150 nyawa manusia.

Dilansir tempo, jumlah terbanyak berasal dari Jawa Timur dengan jumlah 334 orang pendonor. Presiden Jokowi mengharapkan pengabdian kemanusiaan pendonor darah menjadi sumber motivasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama, melakukan berbagai aksi kemanusiaan yang lainnya.

Penghargaan semacam ini penting untuk memupuk kepedulian kita terhadap sesama yang membutuhkan. Selain bermanfaat untuk orang lain, toh mendonorkan darah juga dapat membawa pengaruh positif untuk tubuhmu.

Darah kotor akan dengan sendirinya terbuang. Aliran darah pun semakin lancar sehingga kerja jantung juga akan membaik. Dengan mendonorkan darah, tubuh akan semakin segar. Terlebih apabila kamu melakukannya secara rutin.

Darahmu akan sangat membantu pasien-pasien di Rumah Sakit yang sangat membutuhkan. Bayangkan apa yang akan terjadi apabila RS sampai kekurangan stok darah. Padahal RS menjadi rujukan untuk berbagai situasi genting. Kesediaan darah menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan. Sumbangan darahmu akan dapat menyejahterakan sesama.

Sumber gambar: livewell-indonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Cara Terbaik untuk Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Cara Terbaik untuk Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Fenomena Workspace Transition di Era Baru Berbisnis, Generasi X, Y, Z (Milenial) Dituntut Sigap

Fenomena Workspace Transition di Era Baru Berbisnis, Generasi X, Y, Z (Milenial) Dituntut Sigap