Jika Janji adalah Hutang Sudah Berapa Banyak Hutang yang Tidak Kamu Bayar sampai Saat Ini
Sumber gambar: www.brilio.net
in

Jika Janji adalah Hutang, Sudah Berapa Banyak Hutang yang Tidak Kamu Bayar sampai Saat Ini?

UGET UGET – Manusia sering abai dengan ungkapan janji adalah hutang. Mungkin sebenarnya mereka tahu, tapi tidak peduli dengan itu. Bahkan mereka sering juga tidak peduli dengan apa yang mereka ucapkan sendiri.

Adalah janji, kata yang mudah terucap namun tidak mudah dipenuhi. Manusia sering mengatakannya seolah dia memiliki kekuatan untuk melakukan semua yang dia inginkan. Padahal tahu,  janji adalah hutang.

Jika intensi dari sebuah janji memang untuk ditepati, tidak masalah mengatakannya. Tapi jika janji terucap hanya untuk alasan sesuatu tidak bisa diberikan saat ini, maka urungkanlah. Jangan tambah lagi hutangmu. Sudah terlalu banyak hutang itu kau bualkan untuk menenangkan orang lain.

Hitung saja saat ini, sudah berapa janji yang karena keterbatasan tidak bisa kita tepati. Bukan belum, tapi tidak. Janji pada mantan pacar untuk  sehidup semati mungkin? Masih maukah menepatinya? Atau justru berjanji untuk menikahi? Wah, padahal saat ini sudah tidak cinta lagi. Bahkan sudah ada yang baru. Itu tandanya, daftar hutang kita yang tidak terbayar bertambah lagi.

Mungkin juga masih ada janji-janji kepada orang yang sudah tidak bersama kita saat ini. Sudah jauh, sudah tidak bertemu lagi. Padahal janji itu sudah terucap. Masih diingat. Tapi tidak bisa ditepati. Itu pula salah satu penyebab kita menjadi orang yang memiliki hutang besar hanya karena satu perkara, JANJI.

Janji yang tidak ditepati bisa jadi masih tumbuh menjadi harapan di hati  orang lain. Kita pun tentu berharap jika seseorang berjanji kepada kita, dan akan kecewa juga bila orang itu tidak menepatinya. Dari refleksi itu,  pahamilah, dan belajarlah untuk tidak mudah berjanji. Jika tidak yakin benar kita sanggup menepati. Sekali lagi, janji  adalah hutang.

Jangan beri kesempatan orang lain untuk menumbuhkan harapan liar atas janji-janji yang kita umbar. Hal itu tidak hanya berakhir sakit untuknya, tapi juga untuk diri kita sendiri. Karena bagaimanapun, hidup kita masih akan menanggung janji tak terbayarkan itu.

Hal ini berlaku di segala aspek kehidupan. Bukan hanya dalam perkara hubungan percintaan, tapi bisa juga janji untuk keluarga terdekat, sahabat, atau orang lain yang pernah ada di hidup kita. Intinya, mulai saat ini, hargai dan maknai janji yang pernah kau ucapkan sendiri.

Sumber gambar: www.brilio.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Badai Cedera Hantui Konsistensi Pep Guardiola

Badai Cedera Hantui Konsistensi Pep Guardiola

Ruang Terbuka Hijau Terbukti Dapat Meningkatkan Mood

Ruang Terbuka Hijau Terbukti Dapat Meningkatkan Mood