Jenis Vapor Alias Vape Bervitamin
Sumber gambar: complex.com
in

Jenis Vapor Alias Vape Bervitamin

UGET UGET – Vape atau rokok elektronik menjadi sebuah tren anak muda masa kini. Merokok dengan vape terlihat semakin keren, ketimbang merokok dengan bentuk konvensionalnya berupa cerutu atau lintingan tembakau. Saking boomingnya, sebuah perusahaan asal Los Angeles, Inhale Health menciptakan jenis vapor berisi cairan vitamin, penambah energi, ada pula obat tidur.

Kini asupan vitamin bisa didapat lewat vaping. Cara kerja vape yang mengubah cairan vitamin menjadi uap, diklaim oleh perusahaan Inhale Health akan tetap memunyai nilai gizi dan bahkan lebih cepat diserap tubuh.

Inhale Health tidak hanya memproduksi vape vitamin, tapi juga vape energy, dan vape sleep. Alat vapenya unik berbentuk seperti rokok, semacam tabung kecil. Vape ini sekiranya bisa mengganti obat konvensional berupa pil atau cairan. Terlebih orang biasanya malas mengkonsumsi obat. Bahkan obat masih merepresentasikan sesuatu yang mengerikan dan menakutkan. Namun dalam bentuk vape, konsumsi vitamin jadi terkesan santai.

Konsumsi vitamin dan suplemen konvensional dalam bentuk obat pun masih dipandang layaknya anak-anak. Bentuknya pun cenderung tidak praktis sebab harus diminum dengan bantuan air atau makanan lain untuk menelannya. Apalagi untuk orang yang tidak bisa minum obat, akan ada 1001 cara untuk menghindarinya. Minum obat cair juga kurang praktis, apalagi risikonya mudah tumpah.

Namun dengan vaping vitamin ini nampaknya orang tak malas lagi mengkonsumsinya. Rutinitas minum vitamin bisa dilakukan lebih fleksibel, bahkan di ruang terbuka sembari bercengkerama dengan orang lain sekali pun.

Uniknya di sini, konsep vaping juga diterapkan Inhale Health untuk cairan kafein dan melatonin. Ini ampuh untuk obati jet lag dan bantu tidur pulas. Akankah perusahaan ini menerapkan vapinh untuk obat lain? Kira-kira apa ya?

Nampaknya produk ini telah banyak dijual, dan banyak pula yang memanfaatkannya. Terlebih asap vaping mengeluarkan wewangian yang enak. Sehingga tak mengganggu kenyamanan orang lain. Wah memang sih orang akan mudah tergoda untuk menjajal segala sesuatu yang menggunakan embel-embel elektronik atau teknologi terbarukan.

Namun sayangnya, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa vape vitamin lebih baik dari suplemen. Dilansir voaindonesia, Dr. Steven Mtaback, dokter ahli paru-paru mengungkapkan, sangat tidak alami jika vitamin dikonsumsi lewat paru-paru, sebab vitamin harusnya dicerna badan.

Dari studi yang ada, dia juga belum menemukan ada tidaknya manfaat dari vape vitamin daripada suplemen dan makanan bernutrisi, juga belum ada penelitian yang menunjukkan bagaimana benefit atau risiko dari vape vitamin.

Kesehatan memang menjadi concern dunia saat ini. Ini yang kemudian dipandang Inhale Health sebagai peluang untuk menciptakan inovasi unik. Masih dilansir voaindonesia, di AS bisnis asupan vitamin dan suplemen tambahan ini dapat menghasilkan $13,4 M atau setara Rp 182 triliun per tahun.

Menurut saya, kalau nantinya penelitian mengeluarkan statemen bahwa vape vitamin aman. Sepertinya ini benar-benar bisa menjadi titik perubahan pola konsumsi obat. Bahkan untuk energi, bisa saja orang lebih mengandalkan vape daripada makan makanan bernutrisi. Bisa jadi orang akan menganggap tidak perlu lagi makan tiga kali sehari.

Namun nampaknya inovasi ini juga rentan terhadap penyelewengan. Terlebih apabila pemerintah kurang mengawal isi ulang cairannya. Orang bahkan tidak tahu apakah isi vape benar-benar aman, dalam artian tak mengandung obat terlarang dan sebagainya. Maka sama halnya dengan vape rokok, vape vitamin juga perlu dikawal peredarannya.

Tak hanya itu, kita juga perlu menilik kembali dari fungsi paru-paru itu sendiri. Apakah vitamin bisa bekerja pada tubuh dengan baik? Apakah vape vitamin tidak akan membebankan fungsi paru-paru?

Kita perlu mengingat bahwa setiap organ manusia memiliki fungsi dan perannya masing-masing. Sebab lazimnya vitamin masuk ke tubuh melalui saluran pencernaan atau disuntikkan lewat pembuluh darah. Maka, penting untuk segera dilakukan penelitian. Bidang penelitian harus gerak cepat, secepat perkembangan teknologi itu sendiri.

Sumber gambar: complex.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Inilah Beberapa Keuntungan Memiliki Saudara

Inilah Beberapa Keuntungan Memiliki Saudara

Hati-hati Komentar Ngawur di Media Sosial Bisa Bahaya

Hati-hati Komentar Ngawur di Media Sosial, Bisa Bahaya