Jangan Ragu Berikan Pelukan Untuk Siapapun yang Kamu Kasihi
Sumber gambar: www.fanpop.com
in

Jangan Ragu Berikan Pelukan Untuk Siapapun yang Kamu Kasihi

UGET UGET – Dalam suka maupun duka secara naluriah kita membutuhkan pelukan. Berpelukan dapat menjadi cara terbaik untuk melampiaskan dan meluapkan perasaan yang berkecamuk dalam hati. Meskipun terlihat melankolis, tetapi begitu penting untuk diekspresikan.

Dalam dunia kedokteran telah banyak disebutkan bahwa berpelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin, yang mana berperan dalam meringankan kecemasan, memproduksi perasaan positif, dan meredakan stress/tekanan batin.

Saat berpelukan perasaan menjadi jauh lebih tenang. Berpelukan tak harus dengan sesama manusia, melainkan termasuk juga hewan kesayangan, maupun boneka. Sifatnya yang menenangkan dan membahagiakan, menjadikan pelukan dapat dilakukan saat senang maupun sedih.

Saat senang, pelukan menunjukkan rasa bahagia dan bangga. Seperti dekapan untuk seorang teman yang baru saja menikah, wisuda, maupun rangkulan selamat ulang tahun. Sedangkan saat sedih, pelukan serasa mampu menyeka tangis air matamu. Bahkan sekadar menyediakan pundak untuk menangis pun akan sangat berarti.

Dekapan dan rangkulan seakan-akan menjadi kebutuhan. Ada emosi yang tersalurkan melalui kontak antartubuh semacam itu. Bahkan, menurut saya, pelukan perlu untuk diberdayakan sejak kecil. Anak akan merasakan kehangatan dalam keluarga melalui pelukan, sehingga dia pun dapat tumbuh lebih percaya diri. Tindakan ini juga mampu mengekspresikan kasih sayang sehingga dapat menumbuhkan chemistry antara anak dan orang tua.

Sering kali aktivitas fisik seperti pelukan masih dianggap sebagai hal yang tabu. Orang canggung mengekspresikannya di muka umum, terlebih untuk berpelukan dengan lawan jenis. Padahal berpelukan bisa mengurangi rasa takut dan sakit seseorang. Dekapan dan rangkulan berperan besar untuk menyadarkanmu bahwa masih ada orang-orang yang setia menemani dalam susah dan dukamu.

Pelukan memang perlu untuk diekspresikan, namun kita tetap tidak bisa menerapkannya untuk semua orang. Ada beberapa orang yang memang dengan alasan tertentu menolak untuk berpelukan, misalnya alasan bukan muhrimnya. Meskipun begitu,

Boneka maupun hewan peliharaan bisa menjadi alternatif lain ketika kamu tak bisa memeluknya. Atau ketika kamu sangat-sangat membutuhkan pelukan. Meskipun boneka hanyalah benda mati dan hewan tak dapat berbicara dengan bahasa manusia, setidaknya kehadiran mereka tak membuatmu merasa sepi. Dengan memeluknya hatimu sedikit terobati, terlebih mengingat mereka juga menjadi kesayanganmu.

Maka janganlah ragu untuk memeluk siapa pun yang kamu kasihi. Pelukanmu mungkin akan berarti besar bagi mereka yang sedang merasa kosong dan terombang-ambing. Pun, pelukanmu akan sangat mendukung dan menguatkan mereka yang sedang berbahagia.

Sumber gambar: www.fanpop.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Tunangan Radit Dan Annisa #HariPatahHatiKelurahan

Tunangan Radit Dan Annisa: #HariPatahHatiKelurahan

Sahabat Sejati Harta Berharga, Jangan Sampai Kehilangan Dia

Sahabat Sejati: Harta Berharga, Jangan Sampai Kehilangan Dia