Jaga Sikap Jangan Sampai Mempermalukan Diri Sendiri
Sumber gambar: ircboy.files.wordpress.com
in

Jaga Sikap: Jangan Sampai Mempermalukan Diri Sendiri

UGET UGET – Pentingnya jaga sikap di pergaulan sudah tidak diragukan lagi. Perilaku yang menerobos sopan santun bisa menjadi bumerang untuk diri sendiri. Kita tentu tidak ingin dicap “tidak punya etika” ‘kan? Untuk itulah, kita harus selalu memperhatikan perilaku kita. Jangan sampai kita melanggar norma-norma kesopanan yang ada.

Sekalipun masih dalam niatan bercanda, kita tidak boleh semena-mena menjatuhkan atau menghina pihak lain. Pihak lain di sini bisa orang pribadi, maupun suatu instansi atau organisasi. Urusannya bisa panjang. Bahkan ada juga yang dibawa ke ranah hukum. Ini bukan menakut-nakuti. Hanya sebuah pengingat bagi kita tentang pentingnya jaga sikap itu.

Hidup ini selalu bersentuhan dengan orang lain. Selalu melibatkan pihak lain. Pastikan kita benar dalam bersikap. Hidup jangan disia-siakan dengan mencari musuh. Kita mungkin memiliki lawan, dalam persaingan bisnis atau urusan lainnya. Tetapi bedakan persaingan itu dengan permusuhan. Kita bisa saja bersaing dengan sehat. Tanpa merendahkan satu sama lain.

Jaga sikap itu luas. Bisa di mana saja. Di manapun kita berada, kita dituntut untuk selalu menjaga sikap kita. Jangan sampai kita melakukan keburukan yang bisa ikut menyeret keburukan komunitas atau pun ikut mengakibatkan nama buruk bagi instansi yang kita bawa.

Lebih luas dari sekadar komunitas atau instansi, menjaga sikap juga wajib kita lakukan sekalipun kita berada di negeri orang. Di negara lain justru identitas “orang Indonesia” adalah identitas terkuat yang kita bawa. Kalau sampai kita melakukan suatu keburukan dan itu menyinggung orang lain, tentu nama Indonesia juga akan ikut terbawa-bawa. Padahal kita tahu negeri ini adalah negeri berpenghuni orang-orang ramah yang khas dengan sopan santunnya. Jaga sikap kita, jangan sampai kita mencoreng nama indah Indonesia.

Beretika itu bukan sekadar teori yang akan selesai setelah dipelajari dan berakhir setelah adanya ujian tulis. Etika dan sopan santun itu masalah praktiknya di kehidupan kita. Dalam hal ini pendidikan karakter yang berperan penting dalam membentuknya. Dan kita tahu, pendidikan karakter ini tidak kalah pentingnya dengan pendidikan lainnya. Mampu menjaga sikap adalah bukti paling nyata atas keberhasilan pendidikan karakter itu sendiri.

Sumber gambar: ircboy.files.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Doa Terbaik dari Orang-orang yang Tersakiti

Doa Terbaik dari Orang-orang yang Tersakiti

Popaholic Hobi Memencet Jerawat, Mending Pencet Bubble Wrap Deh

Popaholic: Hobi Memencet Jerawat, Mending Pencet Bubble Wrap Deh