Inilah Versius, Robot Bedah yang Akan Merevolusi Dunia Medis
Sumber gambar: The Economist
in

Inilah Versius, Robot Bedah yang Akan Merevolusi Dunia Medis

UGET-UGET | Ilmuwan Inggris berhasil mengembangkan robot bedah terkecil dunia. Kemungkinan besar, robot ini akan membantu menyelamatkan hidup dari 10.000 operasi yang berlangsung setiap harinya di dunia.

Dimulai dari rumah peternakan babi di pinggiran daerah Cambridgshire, 100 tim yang tersusun dari ilmuwan dan insinyur ini hanya menggunakan teknologi murah yang biasanya digunakan untuk pengembangan telepon genggam dan industri luar angkasa.

Dari peralatan dan bahan baku sederhana tersebut, mereka berhasil menciptakan lengan robot pertama yang didesain untuk membantu fase penting dalam operasi kesehatan.

Inilah Versius, Robot Bedah yang Akan Merevolusi Dunia Medis
Sumber gambar: The Economist

Lengan robot itu dinamai Versius, bentuknya meniru tangan manusia dan bisa digunakan untuk berbagai jenis prosedur Laparoskopi, termasuk memperbaiki hernia, operasi kanker usus besar dan rectum, kanker prostat dan teling, operasi hidung dan tenggorokan.

Sayatan kecil Versius bisa berguna untuk menghindari diri dari prosedur operasi besar. Dan hal ini pun bisa mengurangi kemungkinan komplikasi dan sakit paska operasi. Selain itu juga bisa mempercepat proses pemulihan pasien.

Dilansir dari Futurism, semua ruang operasi di Britania Raya akan memiliki Versius sebagai asisten baru pada akhir 2018 nanti. Diproduksi oleh CMR Surgical, pengoperasian Versius menggunakan kendali jarak jauh yang memiliki layar 3D.

Inilah Versius, Robot Bedah yang Akan Merevolusi Dunia Medis
Sumber gambar: Laparoscopisurgery.ru

“Menggunakan robot di ruang operasi bukanlah ide yang baru. Dan masalah pada saat itu adalah harganya yang sangat mahal. Selain itu juga rata-rata berukuran besar. Ukuran inilah yang bisa menjadi penyebab munculnya masalah baru dalam prosedur operasi,” ungkap Pejabat Eksekutif CMR Surgical, Martin Frost.

Dirinya menambahkan, untuk menciptakan robot yang mampu merevolusi operasi bedah, haruslah mampu digunakan dengan mudah dan berukuran lebih kecil, sehingga tenaga pembantu operasi bisa bergerak secara leluasa di ruang bedah.

“Robot kami memiliki semua itu dan menjadi robot pertama yang didesain secara spesifik untuk bedah laparoskopi,” pungkasnya.

Salah satu keunggulan dari Versius dibanding robot dengan fungsi sama lainnya adalah kemampuannya untuk bekerja selayaknya tangan manusia. Menggunakan teknologi yang mampu merasakan tekanan, membuat operator robot mampu memastikan jumlah tenaga yang tepat yang digunakan saat lengan ada di dalam tubuh pasien.

“Ketika sains ingin menyelesaikan masalah, seringkali solusinya adalah kembali ke kondisi alamiah,” jelas Luke Hares, Kepala Teknisi CMR, seperti dilansir dari The Guardian.

Menurut rencana, Versius akan diluncurkan pada akhir tahun nanti, setelah tenaga medis menyelesaikan pelatihan operasi bedah menggunakan Versius. Lalu, untuk operasi bedah bagi warga sipil, akan bisa dilakukan mulai tahun depan.

Written by Agus A. Pribadi

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Berikut Daftar Pemenang MTV Movie & Television Awards 2018

Berikut Daftar Pemenang MTV Movie & Television Awards 2018

Seputar Masalah Jerawat yang Harus Dimengerti Cewek

Seputar Masalah Jerawat yang Harus Dimengerti Cewek