Infeksi Telinga Pada Bayi? Ini Gejalanya!
Sumber gambar: hellosehat.com
in

Infeksi Telinga Pada Bayi? Ini Gejalanya!

UGETUGET | Dalam telinga terdapat saluran yang disebut tuba. Berfungsi menghubungkan telinga tengah dengan bagian tenggorokan. Lebih tepatnya sebagai ventilasi, drainase cairan, dan menghalangi masuknya cairan dari tenggorokan ke telinga tengah.

Tuba bayi lebih pendek, lebih lebar, dan horizontal ketimbang orang dewasa. Sehingga cairan dari tenggorokan dan telinga yang mengandung bakteri dapat lewat dengan mudah dan mencapai telinga tengah, hingga timbul otitis media akut.

Aktivitas berenang juga bisa menyebabkan infeksi telinga loh.

Nah, dengan demikian orang tua harus tahu gejala yang menunjukkan adanya infeksi pada telinga, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter untuk mengetahui diagnosis dan pengobatan yang tepat.

bersih telinga
Sumber gambar: pendengarananak.id | Sedang membersihkan telinga.

Ada beberapa tanda dan gejala infeksi telinga pada anak yang dapat Anda perhatikan sebagai berikut.

1. Demam

Ketika anak memiliki penyakit seperti pilek, flu, atau radang tenggorokan, terkadang infeksi telinga pada anak akan terjadi. Hal ini bisa membuat anak demam.

Saat infeksi telinga terjadi, anak akan mengalami demam yang cukup tinggi, yaitu sekitar 38 derajat celcius.

2. Nyeri pada telinga

Ini merupakan gejala utama pada infeksi telinga. Pembengkakan dan rasa nyeri pada telinga yang disebabkan peradangan oleh bakteri.

Gejalanya, biasanya anak yang belum bisa berbicara akan menarik-narik telinganya dan rewal. Namun yang sudah berbicara akan mengeluh.

3. Nafsu makan berkurang

Rasa sakit pada telinga akan mempengaruhi nafsu makan anak. Sebab gerakan mengunyah dan menelan makanan menyebabkan tekanan pada telinga sehingga rasa nyeri pun muncul.

bayi dibersihkan telinganya
Sumber gambar: hellosehat.com

4. Kesulitan tidur

Anak yang mengalami infeksi telinga akan mengalami kesulitan tidur. Anak akan memilih posisi tidur berbaring pada telinga yang tidak sedang sakit. Sebab adanya tekanan pada telinga menyebabkan rasa sakit yang lebih.

Kondisi ini akan membuat anak menjadi susah untuk tidur karena posisi tidurnya lebih terbatas.

5. Kesulitan mendengar dan menjaga keseimbangan

Penumpukan lendir pada telinga mengganggu saluran esutachius yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan udara.

Saat lendir menumpuk, gelombang suara yang seharusnya mencapai telinga bagian tengah jadi terhalang. Ini sebabnya anak merasakan telinga bindeng dan tidak responsif terhadap suara.

merengek
http://medikus.com

6. Keluar cairan dari telinga

Bau yang tidak sedap biasanya akan tercium ketika Anda sedang membersihkan kotoran telinga anak.

Saat infeksi terkadang bau tersebut dapat tercium meski tidak sedang dalam pembersihan. Hal ini menjadi tanda awal bahwa cairan tidak normal.

Kemudian nanah, kumpulan sel darah putih, yang gagal menyerang pathogen keluar dari telinga, biasanya berwarna putih kekuningan. Gejala ini jarang terjadi dan dapat hilang bila diobati.

Written by Budi

Sehat selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Pantai Nglambor, Pantai yang Cocok Buat Snorkeling

Pantai Nglambor, Pantai yang Cocok Buat Snorkeling

Ada Nama Pengusaha Di Balik Kepopuleran Mie Instan

Ada Nama Pengusaha Di Balik Kepopuleran Mie Instan