Manfaat dan Efek Samping Imunisasi Campak untuk Anak
Sumber gambar: lifestyle.sindonews.com
in

Manfaat dan Efek Samping Imunisasi Campak untuk Anak

UGET UGET – Pada dasarnya, setiap manusia lahir dengan sempurna. Menurut kedokteran, setiap manusia yang lahir telah memiliki antibodi masing-masing yang bisa menangkal segala macam penyakit dari luar. Seperti halnya penyakit campak, tubuh memiliki antibodi sendiri untuk penyakit ini.

Tapi mengapa masih banyak anak kecil menderita penyakit campak jika telah memiliki antibodi? Sepanjang tahun lalu, telah diidentifikasi penderita campak sebanyak 2.541 jiwa, yang hampir semuanya masih berusia balita.

Memang setiap orang punya antibodi, tetapi terkadang antibodi mengalami penurunan sementara atau bahkan penurunan itu bertahan lama. Seorang bayi pada umur sembilan bulan, biasanya akan mengalami penurunan antibodi yang bersumber dari air susu ibu, dikarenakan penurunan kualitas air susu.

Hal itulah yang mengakibatkan masuknya virus campak dalam tubuh sang bayi. Hal itu pula yang menjadi perhatian pemerintah dan menganjurkan pemberian vaksin lewat imunisasi campak yang diberikan pada anak berumur sembilan bulan dan enam tahun. Hanya dua kali, sebab di umur tersebut, antibodi campak mengalami penurunan.

Memang terdapat efek samping dari imunisasi campak sebagaimana yang menjadi kekhawatiran masyarakat kita selama ini. Namun efek samping itu tidaklah berbahaya, justru seandainya masyarakat tahu tentang manfaatnya yang begitu besar, tentu efek samping itu tidak akan berarti apa-apa.

Manfaat

1. Vaksin campak merupakan vaksin yang berisi virus hidup yang dibekukan. Jika virus tersebut disuntikkan ke dalam tubuh, seketika akan kembali hidup dan bekerja sebagai virus penangkal campak. Virus ini mampu memakan gejala tersebut, serta tidak memakan virus lain yang beguna di dalam tubuh.

2. Cara kerjanya dengan merangsang tubuh untuk membentuk antibodi dan memberikan perlindungan terhadap kemungkinan campak. Virus ini hanya menambahi ketersediaan antibodi yang sebelumnya disalurkan lewat air susu ibu.

3. Imunisasi campak hanya dilakukan dua kali seumur hidup, yaitu pada umur sembilan bulan dan enam tahun. Namun jika sang anak pernah menderita campak, tidak perlu lagi imunisasi. Hal ini dikarenakan antibodi dalam tubuh telah mengenali virus campak sehingga jika datang lagi sudah bisa diantisipasi tanpa imunisasi.

4. Namun sangat sedikit dari penderita campak yang bisa kembali dalam kondisi normal. Virus campak mampu menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang pada paru-paru, radang otak, buta. Komplikasi ini bia menimbulkan kelumpuhan seumur hidup, bahkan mengakibatkan kematian.

Efek Samping

Hampir tidak ditemukan efek samping dari imunisasi campak yang berskala jangka panjang. Selain karena perubahan imun di dalam tubuh, maka beberapa efek samping yang kecil terjadi pasca imunisasi campak.

Hal ini dikarenakan penambahan imun di dalam tubuh, sehingga tubuh merasa kaget dan bereaksi, namun reaksinya tidaklah berbahaya. Jika tubuh telah terbiasa dengan imun tersebut, maka efek samping nya akan perlahan berkurang dan menghilang.

1. Biasanya seorang anak yang telah diimunisasi seketika menangis. Hal ini disebabkan terjadinya pembengkakan di area kulit yang terkena suntik. Pembengkakan ini hanya berlangsung dalam rentang waktu yang pendek, antara dua sampai tiga hari.

2. Bersamaan dengan pembengkakan itu, biasanya anak akan menderita demam selama kulit masih bengkak. Kadang-kadang disertai dengan ruam merah pada kulit.

Memperhatikan manfaatnya yang jauh lebih banyak dari pada efek samping yang hanya terjadi dalam jangka waktu yang pendek, sudah seharusnya orang tua tidak perlu khawatir terhadap isu yang selama ini menjadikan kita takut untuk imunisasi campak.

Sumber gambar: lifestyle.sindonews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Barney Redfield Baru Sadar Telah Menikahi Seorang Lelaki Tulen Selama 10 Tahun

Barney Redfield Baru Sadar Telah Menikahi Seorang Lelaki Tulen Selama 10 Tahun

cara menggunakan fasilitas bpjs

Bagaimana Sih Cara Menggunakan Fasilitas BPJS?