Inilah Kisah Lia Pujiani, Ibu Rumah Tangga Korban Pelakor yang Sukses dengan Bisnis 'Ayam Pelakor'-nya
Sumber gambar: news.okezone.com
in

Inilah Kisah Lia Pujiani, Ibu Rumah Tangga Korban Pelakor yang Sukses dengan Bisnis ‘Ayam Pelakor’-nya

UGET UGET – Belakangan ini istilah pelakor meramaikan jagat maya. Istilah yang merupakan kepanjangan dari perebut laki orang ini semakin gempar setelah kasus Jennifer Dunn yang merebut Faisal Haris yang adalah suami sah Sarita Abdul Mukti. Nasib Sarita juga dialami oleh seorang ibu rumah tangga di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Namun, kisah tragisnya ini justru mampu menginspirasi dan membuat semangat hidupnya bangkit kembali.

Dia adalah Lia Pujiani, ibu yang menjadi korban wanita perebut laki orang. Tepatnya bulan Desember 2017 lalu, Lia sempat putus asa melihat kehancuran keluarganya. Pisah dari suami, tak membuat janda 27 tahun ini terus meratapi nasib malangnya.

Dari situ Lia malah mendapat inspirasi untuk membangun usaha warung makan “Ayam Pelakor: Nasi Jaman Now”. Warung makan ini sebagai bentuk semangat baru, juga upayanya untuk menunjukan bahwa dirinya masih bisa bertahan hidup tanpa suaminya.

Warung makan ini resmi dilauncing pada Rabu (10/01) kemarin. Lokasinya berada di Jalan Alpandi Sarjen Kelurahan Raja Kecamatan Arut Selatan (Arsel) atau tepatnya di depan SMA Negeri 1 Pangkalan Bun. Beruntung, teman-teman dan keluarganya berbaik hati meminjamkannya modal untuk membuka usaha. Kini, Lia pun berusaha bangkit dari keterpurukan.

Rezeki terus mengalir ke warung makannya. Sebab, meskipun belum lama buka rupanya “Warung Ayam Pelakor” ini sudah ramai diserbu pengunjung. Selain namanya yang unik, Lia juga mematok harga yang bersahabat. Sambal khasnya yang super pedas semakin membuat masyarakat penasaran menjajalnya.

Dilansir tribunnews, sepaket ayam goreng hanya dihargai Rp 12 ribu, dan ayam Tumini Rp 18 ribu. Harga segitu sepertinya sudah termasuk murah meriah ya. Terjangkau untuk kalangan siswa dan mahasiswa.

Dari sini kita bisa mendapat pelajaran berharga. Sebagai wanita penting untuk tetap tangguh dan kuat, mampu menunjukkan kemandiriannya. Apalagi saat seorang ibu memunyai tanggungan anak. Tetaplah untuk mengingat anak sebagai sumber penghiburan yang sejatinya. Anaklah harta berharga dalam keluarga.

Justru dari peristiwa malang itu, Sarita, Lia, dan wanita-wanita lain yang menjadi korban pelakor malah mengetahui lebih cepat sifat buruk suami. Di sinilah seberapa besar kesetiaan suami diuji. Bila kenyataannya harus berpisah, percayalah bahwa Tuhan punya rencana yang lebih indah. Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Salah satunya yang dialami Lia ini.

Sumber gambar: news.okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Maraknya Tips dari Hairstylist Permudah Wanita Atur Gaya Rambut Sesuai Inginnya

Maraknya Tips dari Hairstylist Permudah Wanita Atur Gaya Rambut Sesuai Inginnya

Cara Trading Bitcoin Di VIP

Cara Trading Bitcoin Di VIP