Ibu Dan Ayah Punya Hak Dan Kewajiban Yang Sama Dalam Mengasuh Anak
Sumber gambar: professoresdosucesso.com.br
in

Ibu Dan Ayah Punya Hak Dan Kewajiban Yang Sama Dalam Mengasuh Anak

UGET UGET – Di zaman modern ini masih banyak orang yang berpikiran bahwa yang berkewajiban mengasuh anak hanyalah ibu saja. Tentunya ini merupakan anggapan yang salah. Karena sebenarnya, baik ibu maupun ayah mempunyai hak dan kewajiban yang persis sama dalam mengasuh anak.

Tumbuh kembang anak akan sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan yang diberikan orang tua. Hal ini nantinya akan berpengaruh pada kondisi mental dan psikologis si anak.

Biasanya, anak-anak yang dalam pertumbuhannya menjadi penakut, cengeng, dan sebagainya, merupakan efek dari tidak imbangnya pola pengasuhan ibu dan ayah. Sebab, bagaimanapun setiap manusia mempunyai sisi maskulin dan feminin. Jika dua sisi ini tidak dikelola dengan bijak, maka bisa menumbulkan efek yang kurang baik.

Meskipun tantangan di zaman sekarang lebih sulit, karena kebanyakan pasangan rumah tangga, baik suami maupun istri mempunyai pekerjaan. Tapi jika ada kerja sama yang baik antara keduanya, pasti akan terwujud sebuah keluarga yang bahagia.

Adanya ketimpangan hak dan kewajiban antara suami dan istri terkait pengasuhan anak, dengan segala alasannya, jika tidak dikelola dengan baik justru akan membuat keharmonisan keluarga berkurang.

Tuntutan pekerjaan yang banyak menyita waktu, sering kali menjadi penyebab konflik rumah tangga sehingga akhirnya bercerai. Lalu bagaimana cara untuk mengantisipasinya?

Hal pertama yang harus sering dilakukan adalah berkomunikasi. Suami dan istri harus saling terbuka untuk memecahkan berbagai persoalan bersama. Apalagi jika hal tersebut menyangkut si buah hati, pastinya harus mendapat prioritas.

Jika komunikasi sudah sering terjalin, maka hal kedua yang harus dilakukan adalah saling mengerti. Ada kalanya salah satu pihak disibukkan dengan rutinitas pekerjaan. Tentunya yang lebih luang akan lebih ekstra memperhatikan si buah hati. Ini merupakan salah satu bentuk pengertian.

Tapi, yang perlu dicatat dan digaris bawahi adalah pihak yang sibuk dengan rutinitas tadi juga harus memberikan perhatian ekstra kepada keluarga, baik si istri/suami sedang disibukkan dengan urusan pekerjaan atau tidak.

Dengan adanya saling pengertian seperti ini, maka angka perceraian di rumah tangga pasti menurun.

Sumber gambar: professoresdosucesso.com.br

Punkaz D. Singaraska

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Membaca Kisah Dongeng Untuk Anak, Perlukah?

Membaca Kisah Dongeng Untuk Anak, Perlukah?

Ada Yang ‘Salah’ Dengan Teori Peradaban?

Ada Yang ‘Salah’ Dengan Teori Peradaban?