Humor Sarkasme, Tanggapi Saja dengan Tawa Sumringah
Sumber gambar: twitter.com
in

Humor Sarkasme, Tanggapi Saja dengan Tawa Sumringah

UGET UGET – Teman menjadi tempat berbagi cerita dan bercanda. Kehadiran teman membuat hidup kita tak kesepian. Terlebih bersamanya segala banyolan bisa semakin mewarnai harimu. Nah, setiap orang itu punya ciri khasnya sendiri dalam bercanda guys. Ada yang receh, ada yang suka menceritakan hal konyol, atau humor slapstick, hingga mereka yang senang menggunakan kelemahan orang lain sebagai bahan candaan. Nah untuk yang terakhir ini adalah temanmu dengan tipe humor sarkasme.

Mereka senang menggunakan kata-kata pedas yang bisa menyindir atau bahkan menyakiti hati orang lain. Mereka umumnya menggunakan kekuranganmu sebagai bahan candaan. Jatuhnya malah seperti mengejek, mencemooh, dan merendahkan begitu deh. Humor sarkasme itu misalnya begini, guys.

“Eh tau nggak, kemarin gue ketemu sama Osval.”
“Siapa sih? Teman se-angkatan sama kita?”
“Lah masak lu kagak tahu. Itu tuh yang mukanya kayak Sapri. Masak aer biar mateng~”

“Haji Lulung kalau telat berangkat kerja telat lima menit, jarum jamnya yang bakal gerak mundur 15 menit dengan sendirinya. Jadi dia nggak akan telat”

“Eh Siska, sombong bener lu sekarang. Lewat-lewat aja, nggak nyapa sama sekali. Beuh berasa artis aja lu, nunggu disapa duluan…”

“Makanya kalau buka usaha restoran asing tapi mau diterima di sini ya menunya campuran lokal dong. Kayak Mac Donat.”

“Selly mah gitu orangnya, nggak mau ngajarin, orang dimintai tolong juga. Kayak ngomong sama tembok gue…”

Memang rasanya sedikit risih dengan candaan model ini. Ini semacam penghinaan halus sih. Namun nampaknya kamu hanya buang waktu saja kalau sampai menanggapinya serius. Untuk kamu yang pernah mendapat serangan humor sarkasme begini, sebaiknya cobalah untuk tetap tenang. Bahkan dengan menertawakan candaan temanmu itu, justru membuatmu terlihat dewasa lho.

Dalam menghadapi candaan semacam itu, jangan keburu emosi dulu guys. Jangan diambil serius apalagi sampai dimasukkan dalam hati. Adanya nanti malah tersinggung dan sakit hati. Kalau sudah begini, malah memunculkan rasa kebencian dalam hatimu terhadap temanmu itu. Alih-alih, ini malah bikin hatimu tak tenang.

Sebaliknya, justru jadikanlah perkataan temanmu itu sebagai kritik yang membangun. Lagi pula, orang yang mudah tersinggung itu akan sulit mendapatkan teman. Sebab bergaul denganmu terasa terlalu hati-hati sehingga orang merasa tak leluasa dan serba merasa tak enak.

Sumber gambar: twitter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Si Kakak Selalu Ingin Tampil Sebagai Malaikat Penolong Bagi Adiknya

Si Kakak Selalu Ingin Tampil Sebagai Malaikat Penolong Bagi Adiknya

Penyebab Anak Berperilaku Agresif

Penyebab Anak Berperilaku Agresif