uget uget - Harga Alat Pancing Mahal, Tapi Mancing Mania Buang Ikan

Harga Alat Pancing Mahal, Tapi Mancing Mania Buang Ikan

UGETUGET — Harga alat pancing mahal, tapi para pemancing di Mancing Mania Trans7 dengan ringan membuang ikan yang tertangkap. Apakah ini manusiawi atau ber-peri-keikan-an?

Kamu termasuk penggemar serial Mancing Mania di Trans7? Kalau saya sih memang tidak suka memancing, apalagi memancing masalah. Tapi, memang sesekali saya menonton serial Mancing Mania di Trans7, hanya untuk melihat pemandangan laut dan sungai yang berada di luar pulau Jawa.

Memang kebanyakan para pemancing di acara itu memancing di kawasan terpencil. Kalau kata sebagian orang yang hobi memancing, acara tersebut direkayasa, artinya penyelenggara acara itu sengaja melepaskan ikan-ikan untuk dipancing.

Tapi saya tidak peduli dengan kabar itu. Yang bikin saya terusik adalah acara Mancing Mania seperti menyakiti hewan hanya untuk kepentingan bisnis dan komersil.

Memancing ikan boleh saja dan itu sah dan halal. Dengan syarat dan ketentuan berlaku. Ikan yang dipancing harus disembelih dan dimakan. Padahal, di acara Mancing Mania itu, ikan yang sudah dipancing kemudian dipamerkan dan orang yang mendapatkan ikan tersebut dengan bangga mengucapkan “Mancing Mania!, mantap!”.

Masalahnya, pada saat itu posisi mulut ikan masih terjerat kail pancing. Ini yang mau dipamerkan harga alat pancing yang mahal atau ikan yang kelojotan? Coba bayangkan kalau kamu jadi ikannya, pasti sungguh menyakitkan. Itu seperti menyiksa hewan untuk kepentingan komersil.

Apakah kamu pernah memakan ikan dan duri ikannya tersangkut di tenggorokan? Rasanya seperti apa? Antara takut dan sakit. Takut nanti kalau duri ikannya tidak bisa keluar dan harus operasi, sekaligus merasakan sakit di tenggorokan hanya karena duri yang kecil.

Itu hanya duri dan tidak terlalu keras. Tapi ini juga tergantung jenis ikan yang kamu makan. Tapi, bagaimana jika yang menyangkut di tenggorokan adalah kail pancing yang terbuat dari bahan besi atau karbon. Rasanya sungguh menyakitkan, ‘kan? Bahkan ada bibir ikan yang sobek karena kail pancing.

Baca juga yang menarik lainnya

  1. Video Bu Iriana Lucu saat Membenahi Rambut Jokowi: Viral
  2. Asiknya Ide Bajaj Bajuri Skak
  3. Pingin Nikah Muda Kayak Salmafina Khairunissa & Taqy Malik?

Ikan dipancing itu tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah kenapa ikan yang sudah dipancing itu dilepaskan kembali. Tentu, harga alat pancing yang mahal juga jadi masalah buat sebagian besar orang.

Kembali ke ikan. Bagaimana rasa sakitnya ketika ikan itu sudah berenang kembali di laut yang airnya asin. Luka yang terkena air asin, pedihnya dua kali lipat. Dan, sampai kapan si ikan harus merasakan pedihnya bibir robek yang terus berendam di dalam air asin.

 

Di laut juga tidak ada klinik khusus ikan yang mengobati luka seperti itu.

Seharusnya ikan yang sudah dipancing itu ditangkap kemudian disembelih. Ini lebih berperi-keikan-an karena tentu tidak menyiksa. Memang sepertinya menyembelih hewan adalah perbuatan yang kejam, tapi itu jauh lebih mudah dilewati oleh hewan dibandingkan dengan melepasnya kembali dengan luka yang berat.

Saya yakin hewan juga mau untuk diperlakukan seperti itu, karena semua hewan memang diciptakan khusus untuk manusia. Jadi mereka rela kok untuk disembelih — asal tidak disiksa.

Terakhir kali saya melihat Mancing Mania, mereka sudah berbenah dengan menyisipkan segmen memasak ikan yang ditangkap dengan resep lokal. Ini sungguh menggembirakan karena ikan yang ditangkap tidak sia-sia. Tapi mungkin tidak semua ikan yang ditangkap akan dimasak. Masih ada beberapa ikan yang dilepas kembali dengan alasan ikan itu adalah salah satu hewan langka dan dilindungi.

Tapi saya tidak percaya, ikan di laut sangat banyak dan hanya beberapa jenis saja yang dilindungi.

Saya ada ide. Karena ikan yang ditangkap cukup banyak dan acara segmen memasaknya cukup singkat, maka ikan yang dimasak pasti tidak semuanya. Alangkah baiknya jika ikan yang sudah dipancing itu dibagikan kepada warga sekitar, dan ini juga bisa masuk ke dalam segmen acara Mancing Mania.

Kemudian, sisa ikannya bisa dimasak dan dimakan bareng-bareng oleh kru dan peserta Mancing Mania. Jadi, komposisi acaranya lebih padat dan menarik. Ada acara mancing ikan, pembagian hasil memancing kepada kepada warga lokal, dan acara memasak.

Harga alat pancing yang mahal itu jadi tidak terasa sia-sia, bukan?

Yuk, Dapetin Konten Keren di Email

Kita pilihkan konten yang pasti kamu suka. Masukkan emailmu