Generasi Milenial Jarang Makan Buah dan Sayur
Sumber gambar: hellosehat.com
in

Generasi Milenial Jarang Makan Buah dan Sayur

UGET UGET – Generasi milenial hidup di zaman yang serba instan dan canggih. Berbagai produk yang mendukung gaya hidup yang menuntut kita untuk serba cepat. Akhirnya konsumennya yang mayoritas adalah generasi milenial terbiasa dengan produk makanan dan minuman cepat saji. Implikasinya, mereka jarang makan sayur dan buah.

Fakta tersebut telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dan Witters dari Gallup’s Well-Being Index. Dilansir kumparan.com, penelitian tersebut menunjukkan bahwa hanya sebagian dari kalangan milenial saja yang mengonsumsi jumlah buah dan sayur yang cukup setiap hari. Sehingga kebutuhan harian akan buah dan sayuran cenderung mereka abaikan.

Generasi milenial memang identik dengan suka mencoba berbagai hal, salah satunya makanan. Sifat malas ribet anak zaman sekarang membuat mereka lebih memilih makanan dalam kemasan. Entah itu mie, burger, sphagetti, bubur, sarden, hot dog, pizza, hingga camilan seperti keripik kentang, permen, wafer, es krim, soda, aneka chiki, dan minuman kaleng lainnya.

Makanan seperti ini sudah menjadi pemandangan yang sering kita jumpai di toko maupun swalayan. Padahal makanan dan minuman cepat saji seperti ini mengandung kalori berlebih yang pastinya tidak sehat bagi tubuh. Rasanya yang lezat membuat mereka meninggalkan makanan rumahan yang tak terlihat menarik.

Lama kelamaan makanan cepat saji ini juga mengubah selera lidah kita akan makanan dan minuman. Makanan cepat saji biasanya identik dengan rasa yang mencolok, entah itu manis, asam, maupun asin. Rasa yang berani seperti inilah yang membuat makanan cepat saji banyak digandrungi, terutama untuk generasi zaman now.

Bahkan sekarang warung makan cepat saji lebih banyak ditemui daripada warung lotek misalnya. Sebutlah restoran cepat saji seperti Burgerking, McDonald’s, KFC, Pizza Hut, Subway, Taco Bell, Dunkin Donuts, dan lain sebagainya semakin menjamur. Kita bisa lihat populasi anak muda mendominasi di sana. Hampir yang datang di sana kebanyakan adalah generasi milenial.

Bahkan tak hanya di luar rumah, generasi milenial juga lebih memilih menyimpan chiki, soda, dan alkohol daripada buah dan sayur di lemari pendinginnya. Tak hanya itu, lama kelamaan masakan rumah semakin utuh dan jarang terjamah.

Saya pun sebagai generasi milenial merasa begitu malas makan sayur. Bahkan orang tua saya sering kebingungan mau masak sayur apa. Sebab sering kali sayur hanya ‘mejeng’ di atas meja makan hingga basi. Bahkan ada buah di kulkas pun jarang saya makan. Banyak alasan, salah satunya karena malas mengupas kulitnya.

Berbeda kondisinya ketika saya mendapat bingkisan makanan yang bisa dikatakan kekinian. Dalam waktu sekejap makanan atau minuman itu langsung habis. Namun saya rasa, jus masih banyak digemari banyak generasi milenial. Saya rasa orang tua berperan penting di sini. Setidaknya untuk memasukkan unsur buah dan sayur pada makanan. Buatlah agar buah dan sayur mudah dan menarik untuk dimakan.

Sumber gambar: hellosehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Facekini, Masker Kain Elastis yang Lindungi Wajahmu Saat Main di Pantai

Facekini, Masker Kain Elastis yang Lindungi Wajahmu Saat Main di Pantai

Kalau Kamu Punya Pasangan Konyol, Pertahankan Ya

Kalau Kamu Punya Pasangan Konyol, Pertahankan Ya