Gempa Tasikmalaya Membangunkan Trauma Gempa Jogja 2006
Sumber gambar: www.antaranews.com
in

Gempa Tasikmalaya Membangunkan Trauma Gempa Jogja 2006

UGET UGET – Pada tanggal 15 Desember 2017, malam hari sekitar pukul 23.56 telah terjadi gempa yang berpusat di daerah Jawa Barat, tepatnya Selatan Tasikmalaya. Saya yang berada di Yogyakarta pun terkena imbasnya: trauma. Kabarnya gempa ini juga dirasakan sampai Kota Malang. Jarak Tasikmalaya dengan Kota Malang sekitar 300 km, sungguh gempa yang dahsyat.

Menurut BMKG, kekuatan gempa mencapai 7,3 skala Richter.

Yang lebih mengerikan lagi, 2 jam sebelum gempa di Tasikmalaya sudah terlebih dahulu terjadi gempa di Aceh pada pukul 21.00. Saya yang menyimak berita itu jadi teringat dengan bencana yang terjadi pada tahun 2006. Pada saat itu, saya masih teringat kegaduhan gempa sering terjadi pada pukul 06.00 pagi.

Saat hendak bangun tidur, saya mematikan alarm, kemudian karena masih mengantuk saya merebahkan badan sejenak. Tiba-tiba terjadi gempa, semua bagian rumah bergetar dan bergoyang dengan dahsyatnya. Tidak perlu berpikir panjang, saya langsung bangkit dari tempat tidur dan berlari keluar rumah tanpa mempedulikan yang jatuh dan yang roboh.

Pikiran saya saat itu hanyalah mencapai tempat lapang, tidak ada bangunan yang menimpa. Perlu diketahui saja, waktu itu saya tinggal di daerah Kotagede di mana banyak sekali bangunan tua yang sudah ringkih, kapanpun bisa roboh bahkan tanpa ada gempa sekalipun.

Setelah gempa reda, saya kembali ke rumah untuk mengecek apakah ada yang terluka. Alhamdulillah, keluarga saya tidak ada yang terluka. Rumah ini masih dikokohkan oleh Allah sehingga tidak menimpa siapapun. Kemudian ada tembok yang berada di samping rumah, itu roboh dan hancur. Padahal waktu gempa terjadi, saya berlari melewati samping tembok itu. Untung saja saya tidak tertimpa tembok yang usianya sudah hampir 80 tahun. Tembok-tembok zaman dahulu dibangun tebal, entah karena kelebihan sumber daya atau kontruksi zaman dahulu memang seperti itu. Yang jelas saya selamat.

Gempa di Yogyakarta tahun 2006 menimbulkan trauma berkepanjangan, meskipun trauma itu sudah terlupa, tetapi gempa malam ini mengingatkan saya dengan bencana tahun 2006. Semalam saya sedang tidur, dan rasanya seperti ada yang menggoyang ranjang. Masih setengah sadar, saya langsung membangunkan istri saya “Sayang, ada gempa, cepat bangun!”.

Kemudian saya berlari menuju pintu, ternyata tetangga-tetangga sudah berhamburan keluar rumah. Mereka berteriak-teriak untuk membangunkan yang lain. Beruntung waktu itu, ada kegiatan di pos kamling yang sedikit mengurangi ketegangan. Gempa terjadi cukup lama, sekitar 1 menit. Saya mencoba duduk dan masih terjadi gempa. Kabel-kabel di tiang listrik masih bergoyang, tandanya gempa masih berlangsung.

Satu menit setelahnya, gempa sudah reda. Dan alhamdulillah di sekitar rumah tidak ada yang rusak, kampung saya masih terselamatkan. Terima kasih ya Allah.

Meskipun gempa sudah reda, saya tidak bisa langsung tidur begitu saja. Karena penasaran di mana pusat gempa itu dan berapa kekuatannya, saya mengambil smartphone dan membuka Twitter. Biasanya Twitter lebih cepat dibandingkan halaman website. BMKG sudah mengabarkan informasi gempa, seperti saya kutip di bawah ini.

Dan pagi ini tanggal 16 desember 2017 masih terjadi gempa di Tasikmalaya meskipun kekuatannya sudah menurun. Memang selalu ada gempa susulan, dan pagi ini kekuatan gempa sekitar 5,7 skala Richter. Seperti yang saya kutip dari BMKG

Gempa di Jogja tahun 2006, memiliki kekuatan sekitar 5,9 skala Richter kalau saya tidak salah ingat. Tetapi perbedaannya adalah gampa Jogja waktu itu berlangsung cukup lama dan sifatnya destruktif. Artinya daya hancur gempa sangat tinggi sehingga menimbulkan kerusakan yang parah.

Semoga saja gempa di Tasikmalaya ini tidak bersifat destruktif.

Sumber gambar: www.antaranews.com

https://www.youtube.com/watch?v=4_hrWyWWKvw

Written by Bimo

Web developer, menggunakan CakePHP sebagai inti pengembangan situs dan wordpress untuk bermain blog. Kadang-kadang menulis, coding. Suka bersepeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

MK Putuskan Hukum Perkawinan Tentang Larangan Pernikahan Teman Satu Kantor

MK Putuskan Hukum Perkawinan Tentang Larangan Pernikahan Teman Satu Kantor

Hubungan Perubahan Bentuk Karya Sastra, Komik, Hingga Film

Hubungan Perubahan Bentuk Karya Sastra, Komik, Hingga Film