Jangan gegabah dalam memilih pasangan hidup
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com
in

Jangan Gegabah dalam Memilih Pasangan Hidup

UGET UGET – Apa yang menjadi kriteria terbesar kita dalam memilih pasangan hidup? Orang yang rupawan? Kaya? Pintar? Atau mungkin justru yang sederhana saja? Setiap orang tentu memiliki jawaban sendiri-sendiri. Namun terkadang, kriteria itu sedikit membutakan.

Sebenarnya kriteria memang perlu, tapi jangan sampai itu membutakan aspek terpenting dari sebuah hubungan. Ada kalanya seseorang dihadirkan sosok yang selama ini diidam-idamkan. Kriteria yang ada dalam sosok itu bisa saja sama seperti yang kita mau. Dan bisa jadi itu membuat kita menggebu-gebu untuk mendapatkannya.

Ada banyak hal yang mungkin terlupakan. Kriteria sama seperti yang kita mau, apalagi kriteria kasat mata, bisa jadi membutakan kita pada hal-hal lain yang tidak kasat mata. Tidak kasat mata maksudnya urusan hati dan kepribadian. Gegabah dan terlalu menggebu-gebu tidak akan berdampak baik dalam sebuah hubungan.

Bagaimanapun, pasangan hidup adalah orang yang akan menemani hidup kita seluruhnya nantinya. Sudah selayaknya kita berusaha mendapatkan yang terbaik. Bukan sekadar qualified secara fisik. Sikap pun harus diperhatikan. Untuk itulah  memilih pasangan hidup bukanlah perkara yang mudah dan tidak seharusnya dilakukan dengan gegahbah.

Namun kita juga harus sadar bahwa tidak ada satu orang pun yang sempurna di dunia ini. Jadi tidak perlu pasang kriteria yang berlebihan. Yang terpenting adalah saling mengerti, dan benar dalam urusan hati. Dan untuk mencapai urusan hari dan pengertian itu tidaklah mudah. Itulah mengapa kita tidak boleh gegabah.

Jangan sampai setelah kita memberi hati pada akhirnya hanya untuk disakiti. Jangan sampai juga karena tingginya ambisi, kita lupa memikirkan masalah hati. Yang jelas jangan gegabah. Memilih pasangan hidup adalah perkara serius yang jika salah akan berdampak panjang di kehidupan. Jadi, pastikan dulu orang itu memang bisa menjadi pendamping kita, begitupun kita yang harus bisa berkomitmen menjadi pendampingnya.

Kita perlu melihat warna yang sesungguhnya dari seseorang sebelum kita yakin benar untuk menjadikannya pasangan hidup.  Tenang, semuanya memang butuh proses. Lebih baik memanfaatkan waktu untuk memastikan daripada tergesa-gesa dan akhirnya tidak seperti harapan. Jangan takut dikatakan sendiri jika memang kesendirian itu adalah proses untuk memperoleh yang terbaik.

Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Sifat Terlalu Ramah Bisa Jadi Bumerang Bagi Hubungan Kalian

Sifat Terlalu Ramah Bisa Jadi Bumerang Bagi Hubungan Kalian

Game Tersulit Di Dunia, Berani Memainkannya?

Game Tersulit Di Dunia, Berani Memainkannya?