Gedung Tertinggi Di Dunia The Creek Harbour Tower, Bagaimana dengan Indonesia?
Sumber gambar: www.timeoutdubai.com
in

Gedung Tertinggi Di Dunia The Creek Harbour Tower, Bagaimana dengan Indonesia?

UGET UGET – Predikat gedung tertinggi di dunia selama tujuh tahun terakhir masih disandang oleh Burj Khalifa yang berada di Dubai, Uni Emirat Arab. Seperti diketahui, Burj Khalifa didapuk sebagai gedung tertinggi di dunia sejak Januari 2010. Namun, nampaknya dalam dua tahun ke depan, rekor ini akan dibalap oleh The Tower at The Creek Harbour atau The Creek Harbour Tower.

The Creek Harbour Tower yang juga berada di Dubai ini memiliki ketinggian 928 meter. Ini terpaut 100 meter lebih tinggi daripada gedung pencakar langit Burj Khalifa. Kabarnya sih proyek ini akan selesai di tahun 2020 mendatang bertepatan dengan perhelatan pameran dunia World Expo di Dubai.

Proyek sebesar ini tentu tak menggunakan jasa arsitek yang sembarangan. Penasaran siapa orangnya? Dialah Calatrava Valls, arsitek asal Santiago yang dipercaya merancang desain The Creek Harbour Tower. Valls sendiri dikenal dengan gayanya yang futuristis.

Dilansir detik.com, The Creek Harbour Tower diwujudnyatakan oleh pengembang Emaar Properties. Dana yang digelontorkan pun tak tanggung-tanggung. Sebesar 1 miliar dolar AS dihabiskan untuk membangun menara ini.

Hadir dengan konsep tower atau menara, The Creek Harbour Tower tak sekadar mengejar ambisi sebagai gedung tertinggi di dunia. Nantinya, di sekitar menara juga akan dibangun sejumlah gedung, seperti mal dan ruang-ruang budaya. Sehingga kawasan itu akan menjadi semacam kompleks pencakar langit.

Tak hanya sampai di situ, dilansir detik.com, Valls juga akan menambahkan kebun-kebun hijau, tempat pengunjung bisa menikmati suasana kota Dubai di atas ketinggian. Dari kebun ini pula pengunjung bisa melihat pemandangan 360 derajat kota Dubai.

Burj Khalifa saja sudah mengundang rasa penasaran banyak orang. Menara tertinggi ini pastinya akan mengundang banyak perhatian wisatawan ya? Bahkan mereka menargetkan sebanyak 20 juta wisatawan akan datang ke sini.

Kompleks itu pun memadai untuk dihuni oleh 470.000 orang. Bahkan lantai 18 hingga 20 teratas The Creek Harbour Tower sengaja diperuntukkan untuk pertokoan, hotel mewah, dan fasilitas turis lainnya. Prioritas mereka begitu besar untuk wisatawan yang datang.

Ambisi membangun gedung pencakar langit nampaknya tak pernah surut ya. Apalagi orang begitu tertarik melihat pemandangan dari ketinggian. Wisata yang menyajikan pemandangan dari ketinggian tertentu, saya lihat memang biasanya laris manis.

Mengingat Burj Khalifa yang berhasil menyedot wisatawan dunia. Rupanya Dubai memanfaatkan hal yang sama untuk meningkatkan pariwisata. Gedung yang menjulang vertikal memang lebih dipilih, sebab tidak banyak memakan tempat.

Di Indonesia sendiri, semakin minimnya ketersediaan lahan juga berdampak pada maraknya pembangunan gedung-gedung tinggi. Salah satunya yang terjadi di Jakarta. Banyak sekali kompleks real estate berinvestasi di sana. Apartemen mewah dengan paket komplit mal, taman bermain, hingga arena olahraga.

Namun di samping itu semua, saya rasa setiap negara punya caranya sendiri untuk menggaet wisatawan. Indonesia dengan kekayaan alamnya patut berbangga dan percaya diri. Sebab potensi setiap wilayah memang berbeda-beda. Poin yang perlu ditekankan di sini adalah pada upaya memaksimalkan potensi yang kita punya. Dengan begitu, Indonesia bisa dikenal dunia dengan caranya sendiri.

Sumber gambar: www.timeoutdubai.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Sudah Rilis Trailer Resmi Captain Tsubasa Akan Hadir Kembali Tahun 2018 Ini

Sudah Rilis Trailer Resmi, Captain Tsubasa Akan Hadir Kembali Tahun 2018 Ini

Sakitnya Tersingkir dari Skuad Inti Harus Pindah Atau Sabar Bertahan

Sakitnya Tersingkir dari Skuad Inti, Harus Pindah? Atau Sabar Bertahan?