Ganti Pelatih (Lagi), AC Milan Mencoba Kembali Eksperimen Lamanya yang Sempat Gagal Total
Sumber gambar: www.football5star.com
in

Ganti Pelatih (Lagi), AC Milan Coba Kembali Eksperimen Lamanya yang Sempat Gagal Total

UGET UGET – Pada akhirnya, para haters Vincenzo Montella bersorak gembira menyusul pengumuman resmi dari AC Milan yang memutuskan untuk ganti pelatih (lagi). Mereka yang bahagia adalah para tifosi AC Milan yang sudah tidak sabar dan gerah melihat perjuangan Montella di klub asal Kota Mode itu.

Memang sudah sedari dulu mereka menuntut pergantian pelatih. Berharap tim yang mereka sayangi dilatih oleh pelatih berkelas dan membawa AC Milan berjaya lagi.

Pihak AC Milan bisa jadi menuruti permintaan mereka yang menginginkan Montella mundur dari jabatannya, tapi tidak semua keinginan mereka dituruti.

Montella tidak digantikan oleh seorang pelatih dunia yang memiliki nama besar dengan prestasi seabrek atau pun dengan pengalaman yang banyak serta malang melintang di dunia kepelatihan. Montella digantikan oleh Gattuso yang sebelumnya melatih Tim Primavera AC Milan. Legenda Milan baru yang memulai karir kepelatihannya tahun 2013 lalu.

Eksperimen ini bukanlah yang pertama kali. Menarik pelatih skuad muda ke skuad inti juga pernah dilakukan oleh AC Milan sebelumnya. Sebut saja yang belum lama ini terjadi, Filippo Inzaghi, dan Cristian Brocchi.

Saat itu, Inzaghi melatih Milan semusim penuh, yaitu musim 2014/2015. Lebih singkat dari Inzaghi, Brocchi hanya diberi kesempatan dua setengah bulan untuk melatih tim senior. Dua pelatih itu jauh dari kata berhasil. Tidak ada sedikit pun tanda-tanda AC Milan akan berjaya lagi di tangan mereka kala itu. Bahkan, ditangan sang legenda Milan, Inzaghi, klub merah-hitam itu harus menerima takdir finish di posisi sepuluh.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada keduanya yang sempat mengabdi untuk Milan di masa lalu, saya harus berkata bahwa eksperimen Milan saat itu gagal total.

Inzaghi dan Brocchi pada akhirnya menodai karir gemilang mereka di Milan. Sukses sebagai pemain, sukses pula sebagai pelatih di tim muda, mereka menutupnya dengan kegagalan di tim senior. Sayang sekali, keputusan dan eksperimen Milan saat itu berakhir dengan hasil yang tidak diharapkan.

Kali ini, eksperimen lama itu muncul lagi. Saya hampir tidak peduli dengan berapa lama Gattuso akan melatih Milan nantinya. Tapi menarik untuk dilihat perjuangannya. Harapannya jelas, semoga saja eksperimen yang melibatkan Rino Gattuso ini tidak gagal lagi seperti Pippo dan Brocchi.

Mungkin yang dibutuhkan Rino saat ini adalah kepercayaan dan dukungan dari semua pihak. Saya yakin tifosi Milan mendukungnya, pun dengan seluruh jajaran manajemen Milan, termasuk mantan pemilik Milan, Berlusconi yang dikabarkan ikut gembira. Bahkan mantan pelatih Milan yang kursinya direbut oleh Rino juga turut mendukung dan mendoakannya agar membawa Milan kembali ke tempat yang seharusnya.

Baiklah, saya rasa sudah cukup banyak dukungan untuk Rino. Semoga saja itu cukup baginya untuk membawa Milan kembali berjaya.

Berhubung sudah banyak yang mendoakan Rino, di akhir tulisan ini saya justru ingin mendoakan Montella saja. Semoga dia bisa semakin sukses setelah meninggalkan Rossoneri. Terima kasih, Coach. Kejayaan menantimu di masa depan.

Sumber gambar: www.football5star.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Butuh Mood Booster Saat Galau Dengerin Lagu Ini Aja

Butuh Mood Booster Saat Galau? Dengerin Lagu Ini Aja

Lima Tempat Jalan-Jalan Ini Cocok Untukmu yang Nggak Suka Lokasi Outdoor

Lima Tempat Jalan-Jalan Ini Cocok Untukmu yang Nggak Suka Lokasi Outdoor