Film Front of the Class Manusia Tidak Boleh Kalah dengan Keterbatasan
Sumber gambar: daguemahgitu.blogspot.com
in

Film Front of the Class: Manusia Tidak Boleh Kalah dengan Keterbatasan

UGET-UGET | Jika mencari film yang akan mampu menginspirasi hidup kita, Front of the Class adalah salah satu pilihan yang sayang untuk ditinggalkan. Film ini akan mengajarkan kita untuk berani melawan keterbatasan, bahkan untuk melawan penyakit kelainan syaraf yang selalu membuat orang lain memandang penderitanya sebelah mata.

Front of the Class adalah sebuah film berakar dari kisah nyata seorang pria bernama Brad Cohen yang menderita Tourette Syndrome. Tourette adalah penyakit neuropsikiatrik yang mengakibatkan penderitanya mengeluarkan suara atau gerakan spontan tanpa bisa mengendalikannya. Hal ini hampir sama ketika orang normal ingin bersin.

Akibat dari Tourette Syndrome yang dideritanya itu, Brad dipandang buruk oleh orang lain. Orang-orang yang tidak tahu menganggapnya sengaja mengeluarkan suara itu untuk menarik perhatian. Suara itu juga sering dianggap membuat kegaduhan. Maka tidak heran ketika masa sekolahnya dia sering dikirim ke ruang kepala sekolah karena dinilai membuat suasana kelas tidak kondusif.

Dunia luar memang tidak berpihak pada Brad kala itu. Bahkan Ayahnya pun merasa tidak tahan dengan ulah anaknya. Namun Brad beruntung memiliki seorang ibu yang selalu mencari jalan keluar atas masalah yang dialami putranya.

Dan hal yang lebih hebat lagi, Brad selalu berkata bahwa dia tidak akan membiarkan Tourette menang. Dia yang harus menguasai dirinya dan Tourette dan membuktikan kepada dunia bahwa penderita Tourette akan tetap mampu meraih impian mereka.

Film Front of the Class Manusia Tidak Boleh Kalah dengan Keterbatasan
Sumber gambar: daguemahgitu.blogspot.com

Brad memiliki mimpi untuk menjadi seorang guru dan bagaimanapun juga, dia akan membuktikan kepada dunia kalau dia mampu mewujudkannya. Namun dalam film Front of the Class kita akan banyak melihat perjuangan Brad Cohen yang sekian kali dihadapkan dengan kegagalan. Dengan orang-orang yang tidak bisa menerima keterbatasannya.

Apakah dia menyerah? Tidak. Tuhan membuka jalannya dengan memberinya sebuah kesempatan untuk mengajar di tingkat dua suatu sekolah dasar di Atlanta. Dia melakukan yang terbaik untuk bisa menjadi guru yang luar biasa. Hasilnya, murid-muridnya sangat menyayanginya.

Dia pun pada akhirnya berhasil menyabet penghargaan Teacher of the year. Sebuah pencapaian luar biasa dari penderita Tourette Syndrome yang dalam hidupnya selalu mendapat penolakan. Semoga kita bisa belajar dari kisah inspiratif Brad Cohen itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Demi Pelanggannya, Pengantar Pizza Ini Sampai Rela Diterjang Badai Kencang

Demi Pelanggannya, Pengantar Pizza Ini Sampai Rela Diterjang Badai Kencang

YouTuber Gaming Reza Oktovian Hapus Channel YouTube-nya

YouTuber Gaming, Reza Oktovian Hapus Channel YouTube-nya