Empat Elemen Dalam Membuat Rumah, Bikin Hoki Tambah Nih
Sumber gambar: e-architect.co.uk
in

Empat Elemen Dalam Membuat Rumah, Bikin Hoki Tambah Nih

UGETUGET | Halo kawan-kawan, selamat malam/siang dan salam sejahtera untuk para pengejar mimpi. Di sini saya akan menuangkan gagasan yang masih fresh dan mungkin belum ada di tulisan-tulisan lainnya, yaitu empat elemen dalam membuat rumah.

Kita tahu bahwa di kalangan orang umum membuat rumah bukan hanya sekadar jadi atau sekadar manut saja dengan developer rumah. Terkadang orang-orang turah duit akan membuat rumah sesuai dengan ideal orang tersebut, seperti rumah harus menghadap pada saat terbenamnya matahari, atau rumah harus jauh dari pemakaman dengan radius empat kilometer dan sebagainya.

Saya akan mejelaskan empat elemen ini bukan hanya untuk orang-orang turah duit, bahkan bagi kawan-kawan dengan budget pas-pasan pun juga bisa menerapkan empat elemen ini.

Empat elemen ini antara lain: pertama air, kedua tanah, ketiga cahaya, keempat udara. Empat elemen ini tidak bisa dicampur urutanya karena sudah menjadi sebuah urutan yang amat penting. Yuk langsung saja ke pembahasan.

Pertama Elemen Air

Air adalah kunci kehidupan. Dari sebuah sperma bertemu dengan ovum, semen bertemu dengan pasir, dsb. Bagi kawan-kawan apabila mau membuat rumah atau membeli kaplingan rumah dari developer paling penting perhatikan apakah ada sumber air/PDAM atau tidak?

Kalau ada saluran PDAM, dicek lagi apakah masih berfungsi atau tidak. Kekecewaan pastinya akan terjadi ketika kawan-kawan membeli rumah dengan kondisi tidak ada sumber air dengan PDAM mampet. Selamat kawan-kawan menjadi pelanggan Tangki Air!

Di tingkat paling ekstrem kawan-kawan bisa mengecek kadar air dari rumah tersebut layak dibuat minum atau cuman sekedar wudu.

rumah empat elemen
Sumber gambar: rocketparents.com

Kedua Elemen Tanah

Elemen tanah ini juga poin kedua yang penting setelah elemen air. Pastikan bahwa tanah rumah kawan-kawan bukan tanah bergerak. Apa itu tanah bergerak? Yaitu tanah yang bisa bergerak (LOL).

Ciri-ciri tanah yang bergerak yaitu ketika terkena curahan air hujan akan jembrot atau dalam bahasa Indonesia becek, tetapi ketika kering akan mengeras.

Biasanya kalau di Jawa tanah ini termasuk tanah lempung yang bagus untuk membuat patung atau guci tetapi tidak bagus untuk memuat rumah di atasnya.

Ketiga Elemen Cahaya

Elemen cahaya ini tidak penting-penting amat tidak seperti elemen pertama dengan elemen kedua, jadi hukumnya sunah. Bagi kawan-kawan yang tidak menyukai dengan cahaya matahari hadapkan rumah ke arah utara atau selatan.

Bagi kawan-kawan suka melihat matahari hadapkan ke barat atau timur. Harus diingat ketika kawan-kawan mencari rumah dengan elemen cahaya itu agak susah karena pengaturan rumah sesuai dengan kapling yang kawan-kawan beli. Kecuali kawan-kawan membuat rumah di tengah-tengah sawah.

Keempat Elemen Udara

Elemen udara ini tidak penting-penting amat karena itu ditaruh di urutan terakhir. Karena udara sekarang bisa dimanipulasi dengan teknologi modern. Tapi bagi kawan-kawan yang berkerja bukan nggandol di kantor bisa menerapkan elemen udara  ini.

Carilah rumah dengan udara sejuk asli bukan hanya sekadar bau-bauan aroma terapi.

Semoga dengan tulisan ini kawan-kawan yang mau membeli kapling rumah atau bahkan membeli rumah tetap bisa menerapkan empat elemen di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Makhluk-Makhluk Misterius, Beneran Ada Nggak Sih?

Makhluk-Makhluk Misterius, Beneran Ada Nggak Sih?

Wordpress 5.0 Telah Dirilis, Jangan Takut Dengan Guttenberg

WordPress 5.0 Telah Dirilis, Jangan Takut Dengan Guttenberg