Siap-siap Begadang! Dua Fenomena Alam Akan Hiasi Langit Bumi
Sumber gambar Lonely Planet
in

Siap-siap Begadang! Dua Fenomena Alam Akan Hiasi Langit Bumi

UGET-UGET | Apakah kamu sering mengamati langit di malam hari. Jika iya, kamu pasti heran ketika melihat adanya fenomena alam berupa benda langit yang sangat terang, berwarna oranye dan berukuran besar di langit selatan. Jika menurut ilmu astrofisika, ukuran dan tingkat terang cahaya jika dipandang dari bumi sangat bergantung dengan energi maupun jarak.

Ternyata, benda langit terang itu adalah Planet Mars yang magnitude nya berjalan semakin mendekati bumi. Fenomena yang terakhir kali terjadi sekitar 34.978 tahun silam ini, akan berpuncak pada hari Jumat (27/7) nanti, di mana diameter Mars akan terlihat menyerupai diameter Bulan.

Kesamaan ukuran tersebut menjadikan manusia bisa mengamati dan melihat Mars dengan mata telanjang, tanpa bantuan alat apapun! Selain itu, fenomena ini akan menyinari langit Bumi dengan 2 sumber cahaya, menjadikan kita sebagai penonton seolah-olah melihat ada dua Bulan yang menggantung di langit malam. Oleh ilmuwan, fenomena alam ini disebut sebagai “Fenomena Dua Bulan”.

Tentu sayang untuk melewatkannya, mengingat kelangkaan dari fenomena yang barangkali tidak akan pernah bisa disaksikan oleh nenek moyang maupun anak cucu kita.

Super Blood Moon

Selain Mars yang mendekati Bumi, pada hari Sabtu (28/7) besok, masyarakat dunia juga berkesempatan untuk menyaksikan Gerhana Bulan Super Blood Moon. Dalam gerhana ini, permukaan bulan akan tertutupi oleh warna merah, seakan-akan darah meliputi seluruh permukaan.

Siap-siap Begadang! Dua Fenomena Alam Akan Hiasi Langit Bumi
Sumber gambar Lonely Planet

Fenomena ini terjadi setiap 15 tahun sekali dan disebut oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sebagai gerhana bulan terlama yang terjadi dalam waktu 100 tahun sekali.

Gerhana Bulan adalah fenomena alam yang terjadi setiap tahun. Dalam fenomena tersebut, Bumi sejajar di antara Bulan dan Matahari. Hal tersebut mengakibatkan bayangan Bumi menutup Bulan sehingga terjadilah gerhana Bulan.

Dilansir dari Space.com, hari Sabtu besok, Gerhana Bulan Merah Darah akan berlangsung selama satu jam 42 menit, dan untuk gerhana bulan biasa berlangsung sekitar 60 hingga 70 menit. Waktu berlangsungnya dimulai sejak pukul 01.25 hingga 05.19 dengan gerhana total pada pukul 02.30 hingga 04.13. Dan puncak gerhana bulan total pada pukul 03.21 WIB.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Kriteria Produk Skin Care yang Disukai Cewek

Kriteria Produk Skin Care yang Disukai Cewek

Memaknai Gerhana Bulan Merah Darah dengan Otak-atik Gatuk. Konspirasi Alam Semesta?

Memaknai Gerhana Bulan Merah Darah dengan Otak-atik Gatuk. Konspirasi Alam Semesta?