uget uget - Dream Theater Mainkan Lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul, Ada Pesan Rahasia?
Sumber gambar: www.bbc.co.uk
in

Dream Theater Mainkan Lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul, Ada Pesan Rahasia?

UGETUGET – Saya kaget waktu Dream Theater mainkan lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul pada konser Jogjarockarta. “Ini konspirasi global. Pasti ada pesan rahasia di dalamnya,” pikir saya.

Oleh Jordan Rudess, lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul dibawakan dengan sangat apik. Bahkan, seluruh penonton pun akhirnya ikut menyanyikan lagu tersebut. Sayangnya, permainan yang membangkitkan nostalgia dan romantisme cuma sebentar saja karena langsung disambung lagu Wait for Sleep.

Bagi saya, walau cuma sebentar, tetapi hal unik tersebut sudah merupakan pertanda yang jelas. Saya jadi teringat dengan beberapa orang dan kelompok yang mengatakan bahwa lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul merupakan sebuah kode yang harus dipecahkan.

Lagu tersebut merupakan kunci untuk membawa bangsa ini menuju kebesaran dan kejayaan.

Dalam khazanah Jawa, dikenal istilah jarwo dhosok. Istilah ini untuk menyebut dua kata yang digabung dan disingkat menjadi satu kata. Misalnya saja kata garwa (suami/istri) yang ternyata merupakan gabungan dan singkatan dari dua kata, yaitu sigaraning nyawa (belahan nyawa).

Lalu, apa pesan atau kode rahasia dari lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul? Dengan memakai operasi pembedahan jarwo dhosok, maka didapatkan dua kata yaitu gunung gundul. Sedangkan pacul tidak ada perubahan.

Sehingga, kode dari lagu Jawa ini adalah gunung-gunung yang gundul harus dipacul. Entah untuk apa dan bagaimana caranya. Tetapi, dari konser Jogjarockarta kemarin, hanya ada satu yang pasti, banyak pejabat negara yang turut menonton.

Kalau saya sendiri kurang terlalu paham. Hanya saja saya memang tertarik dengan hal-hal seperti itu. Jangankan untuk paham konspirasi, sebetulnya lagu dari Dream Theater saja saya cuma tahu satu, yaitu The Spirit Carries On.

Tetapi saya senang dengan diadakannya konser musik sebesar ini di Yogyakarta. Suasana dan nuansa ini mengingatkan saya pada tahun 90-an dan 2000-an. Saat itu di kota ini banyak sekali konser dan festival musik yang digelar.

Jadi, Jogjarockarta kemarin bisa dibilang sebagai tamba kangen (obat kangen) saya. Bahkan lagu Jawa Gundul-Gundul Pacul pun mampu menjadi pembangkit kenangan masa kecil.

Sumber gambar: www.bbc.co.uk

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

uget uget: Pelawak Nggak Lucu Tapi Laku Keras: Iiih

Pelawak Nggak Lucu Tapi Laku Keras: Iiih

uget uget - Estehanget- Kesatria Musik Gamelan Javanese

Estehanget: Kesatria Musik Gamelan Javanese