Derby Manchester Ini bukan tentang Gelar, ini tentang Gengsi
Sumber gambar: kaltim.tribunnews.com
in

Derby Manchester: Ini bukan tentang Gelar, ini tentang Gengsi

UGET UGET – Laga derby Manchester pada Sabtu, 7 April 2018 sejatinya tidak akan mengubah apa pun di papan klasemen. Begitu pula, Machester Biru sudah tidak mungkin lagi terkejar bahkan oleh Manchester Merah yang berada di posisi kedua klasemen. Dalam arti, laga nanti malam hanyalah sisa-sisa pertandingan yang akan mengantarkan pasukan Pep Guardiola ke singgasana Liga Inggris.

Laga itu pula, yang bakal digelar di kandang Manchester City tidak menentukan dan mendebarkan sebagaimana yang terjadi di penghujung Liga Inggris tahun 2014 lalu ketika dengan dramatis Manchester City memenangkan liga, hanya selisih gol dari Manchester United yang pertandingannya digelar bersamaan pada malam itu.

Selain gengsi, tak ada alasan lagi bagi pasukan Jose Mourinho untuk tampil all out tadi malam. Gengsi pertama karena ini laga derby. Sebagai laga mempertaruhkan penguasa kota, derbi selalu menyajikan pertandingan dengan intensitas tinggi. Tidak peduli si Merah tidak mungkin lagi memenangkan Premier League, asalkan ia tetap menjadi penguasa kota Manchester.

Ditambah lagi, di penghujung tahun 2017 lalu, ketika derby pertama dilaksanakan di Old Trafford, Manchester City mampu menundukkan Manchester United dengan skor 2-1. Sungguh rasa malu yang harus dibayar. Apa pun yang dikatakan orang tentang keperkasaan Man City musim ini, tetapi gengsi kota Manchester haruslah diperebutkan.

Gengsi yang kedua Manchester United adalah faktas bahwa Manchester City hanya butuh tiga poin lagi untuk memastikan diri sebagai juara Premier League musim 2017/2018. Dalam arti satu pertandingan lagi mereka menobatkan diri sebagai penguasa Inggris. Nah, ternyata Si Biru bisa menang, tentu mereka berhak merayakannya.

Merayakan kemenangan dalam dua momen yang bersamaan, juara Premier League sekaligus penguasa Kota Manchester. Ah, tentu sangat tidak terhormat bagi Manchester United harus menanggung dua beban berat itu. Mengingat Man City hanyalah tim ecek-ecek yang baru lahir kemarin. Mana mau mereka menjadi jembatan untuk kemenangan Man City.

Untungnya, dengan gengsi Setan Merah yang meluap, tersaji pertandingan yang seru, meski hanya menunda momen juara City, setidaknya Manchester Merah masih bisa berdiri tegak setelah pertandingan.

Sumber gambar: kaltim.tribunnews.com

https://www.youtube.com/watch?v=NWcs8J23Sy0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Masjid Besar Jamia, Rekonstruksi Awal Kebesaran Arsitektur Islam

Masjid Besar Jamia, Rekonstruksi Awal Kebesaran Arsitektur Islam

Wisata alam Gunung Ijen Jawa Timur

Wisata Gunung Jawa Timur