Derby della Madonnina: Kemenangan Milan yang Diiringi Tangisan
Sumber gambar: www.bostonherald.com
in

Derby della Madonnina: Kemenangan Milan yang Diiringi Tangisan

UGET UGET Dua tim sekota yang akhir-akhir ini sama-sama terluka saling bertemu dalam sebuah derby della Madonnina di ajang Coppa Italia. Pertandingan sarat gengsi itu berjalan cukup sengit hingga para pemain kedua tim kesulitan memecah kebuntuan.

Sama-sama haus kemenangan juga menjadi alasan kenapa mereka wajib menang. Meski begitu, keduanya butuh waktu lebih dari sembilan puluh menit untuk bisa menghadirkan perbedaan.

Adalah Patrick Cutrone, striker muda AC Milan yang berhasil memecah telur di pertandingan tersebut sekaligus menjadi penentu kemenangan Rossoneri. Kali ini, Internazionale mau tidak mau harus mengakui keunggulan AC Milan di derby della Madoninna.

Kemenangan ini jelas disambut gembira oleh para tifosi Milan yang sudah lama terluka. Seakan menjadi obat atas kepedihan masa lalu, kemenangan ini membangkitkan lagi rasa bangga yang dulu sempat berkurang untuk Rossoneri.

Senyum, tawa, dan sorak bahagia memang ada malam itu. Tapi menurut saya, kemenangan ini justru mengharukan. Bagaimana tidak, sudah sekian lama Milan bikin sakit hati. Dan kali ini, dalam sebuah pertandingan penting, Milan seakan berusaha menebus kesalahan masa lalunya.

Menang lawan Inter itu capaian besar. Memang sudah harus diakui bahwa dua bersaudara ini tidak bisa diajak kompak. Siapapun pemenang derby della Madonnina seakan diangap jadi penguasa kota. Semua orang tahu, derby ini juga membawa harga diri.

Jadi, kemenangan dramatis kali ini benar-benar penting. Cutrone menangis seusai laga. Matanya berkaca-kaca setiap kali berpelukan dengan pemain Milan. Berlanjut pula sampai dia diwawancarai salah satu media Italia. Dia punya cinta untuk Milan, dan kali ini cintanya mampu menjadi penentu kemenangan. Sekali lagi, ini Inter yang dilawan.

Pemuda kelahiran 1998 yang jarang dimainkan mampu menjadi pahlawan. Setelah sekian lama AC Milan berada di badai kekalahan. Ingat, dia Cutrone, yang bahkan baru diberi kesempatan setelah laga sudah berjalan tujuh puluh lima menit.

Cutrone memang menuntun tifosi Milan untuk merasakan keharuan dari kemenangan ini. Dia terharu, dan dia berhak bangga dengan dirinya sendiri yang sudah mampu menjadi pembeda di derby della Madonnina. Begitu pun tifosi Milan yang sudah mulai percaya dan bangga terhadapnya. Cutrone memang layak untuk mendapatkan lebih dari apa yang dia peroleh saat ini.

Sumber gambar: www.bostonherald.com

https://www.youtube.com/watch?v=aaoF5Kub7Q8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Bau Ketek? Coba Tips Dan Trik Ini

Bau Ketek? Coba Tips Dan Trik Ini

Memanfaatkan Waktu Lalui dengan Baik Sebelum Berlalu

Memanfaatkan Waktu: Lalui dengan Baik Sebelum Berlalu