Danilla Riyadi, Beri Warna Baru Pada Musik Jazz Indie uget uget
Sumber gambar: pixabay.com
in

Danilla Riyadi, Beri Warna Baru Pada Musik Jazz Indie

UGET UGET – Sosok Danilla Riyadi membawa warna baru bagi genre jazz di Indonesia. Penyanyi jazz satu ini menggunakan alat musik elektrik dengan suara altonya yang mengalun lembut.

Musik jazz Indonesia biasanya mengagung-agungkan musisi legendaris seperti Berry & Banny Likumahuwa, Indra Lesmana, atau Jopie Item yang sebagian besar menggunakan instrumen non-elektrik. Tetapi berbeda dengan Danila, dia mampu menyaring sebagian besar kalangan anak muda sejak kemunculannya di tahun 2013.

Sisi unik dari musiknya ini karena dia menggunakan synthesizer. Pengalaman luar biasa bisa melihat penampilannya langsung di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII, Jumat, 10 November, dalam acara bertajuk Hitztage, hitzburan musik masa kini.

Danilla Riyadi, Beri Warna Baru Pada Musik Jazz Indie uget uget
Foto: Elisabet Selsyi – ugetuget.com

Suaranya halus dan lembut sekali, hampir kalah dengan suara instrumen yang mengiringinya. Tapi ya memang begitulah kekhasan musik jazz. Bunyi instrumen yang bermain di sini, sedangkan vokal sang penyanyi menjadi bagian dari instrumen itu sendiri. Harmoninya juga rumit tetapi telinga saya tetap mendengar lagu-lagu Danilla sebagai sebuah keindahan yang sangat enak untuk dinikmati.

Danilla yang kemarin menggunakan baju berwarna hitam dan rok panjang abu-abu, tampil dengan pembawaannya yang percaya diri. Ada ratusan pasang mata yang tertuju padanya. Saya termasuk salah satu diantaranya yang ikut menikmati lagu Kalapuna, Terpaut Oleh Waktu, Telisik, Berdistraksi, dan Ada Di Sana yang dinyanyikan Danilla.

Saya mengenal Danilla mungkin dapat dikatakan baru-baru ini, tepatnya semenjak saya mulai sering bertandang ke sebuah kafe di Condong Catur, Yogyakarta pada Januari lalu. Saya selalu tercekoki lagu-lagunya setiap kali datang ke sana. Mulanya saya mendengar suaranya merdu dan mengalun lembut, hingga akhirnya saya mulai memperhatikan lirik lagunya dan mencarinya di Google saking penasarannya.

Kala itu awal tahun sering hujan. Pun lagu Danilla begitu terekam kuat pada memori saya, menikmati secangkir kopi, mendengarkan lagu-lagu Danilla, sembari menikmati rintik hujan. Apalagi kafe itu mengusung konsep perkemahan, pokoknya ngena banget.

Sekarang entah kafe itu masih ada atau tidak, tetapi lagu-lagu Danilla masih tetap menjadi saksi nostalgia yang tak terlupakan. Bahkan kafe itu selalu ramai pengunjung anak muda. Sepertinya musik menjadi sesuatu yang ampuh untuk menentukan segmen pengunjung ya?

Danilla Riyadi, Beri Warna Baru Pada Musik Jazz Indie ugetuget
Foto: Elisabet Selsyi – ugetuget.com

Berbicara mengenai lagu-lagunya, saya suka sekali dengan makna yang terkandung di dalam lagu Kalapuna. Lagu ini bercerita tentang kesedihan mengenai sang kekasih. Waktu konser kemarin Danilla mengucapkan hal ini, “kalau ada hidup, pasti ada mati. Kalau ada berbunga-bunga, pasti ada kalapuna.” Seakan-akan saya disadarkan bahwa kebahagiaan dan kesedihan itu akan selalu ada, dan akan bergantian mengambil perannya untuk mewarnai hidup kita.

Maknanya dalam banget.

Konser malam itu semakin pecah ketika penonton ikut bernyanyi bersama untuk lagu Telisik dan Berdistraksi. Pada dua lagu ini suara penonton yang ikut menyanyi semakin terdengar lantang.
Danilla bahkan mengapresiasi penonton yang telah datang meskipun cuaca di luar hujan. Tetapi buat saya, momen ini benar-benar mampu mengulang dan mengembalikan memori saya jauh kembali pada masa itu.

Interaksi Danilla dengan penonton malam itu juga begitu akrab. Salah satu penonton yang berdiri di tribun timur memberikan tanda love menggunakan kedua tangannya. Saya juga tidak menyangka, seorang Danilla langsung menanggapinya dengan berteriak, “Hey mas yang di ujung sana, ya mas, i love you too. Haha.”

Di akhir pertemuan itu, Danilla menyampaikan kepercayaannya pada masyarakat Indonesia yang akan terus mengapresiasi musik-musik indie. Saya senang, semesta mengizinkan saya untuk mencicipi kembali masa-masa itu lewat lagu-lagu jazz indie Danilla.

Sumber gambar: pixabay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Soeparnoto Sosok Pahlawan Veteran Kisah Getir Perang Gerilya uget uget

Soeparnoto Sosok Pahlawan Veteran: Kisah Getir Perang Gerilya

distro linux terbaik untuk desktop

Ubuntu 17.10 : Distro Linux Terbaik Untuk Desktop