Dampak Buruk Sering Marahi Buah Hati Di Depan Umum
Sumber gambar: kompasiana.com
in

Dampak Buruk Sering Marahi Buah Hati Di Depan Umum

UGETUGET | Tidak semua hal bisa dilakukan di depan umum. Seperti halnya memarahi buah hati, peristiwa ini tentu memberikan sebuah kenangan yang kurang baik bagi pertumbuhan buah hati.

Anak berkembang sampai pada masa ia suka berlari-larian dan lihai berbicara, hal ini terkadang menunjukkan tingkah yang menyenangkan dan menyebalkan.

Beberapa orang tua terkadang tidak bisa menerima buah hatinya bertingkah menyebalkan di depan, tentu hal ini sering membuat orang tua dengan cepat memarahinya.

Apalagi bertamu, orang tua sering merasa tidak enak dengan tuan rumah atas perilaku anaknnya yang menjengkelkan. Meski demikian memarahinya di depan umum memberi dampak bagi buah hati.

Memarahi anak di depan umum dengan kata-kata kasar atau bahkan sampai ancaman dapat menghambat perkembangan mental dan jiwanya.

Berikut beberapa dampak buruk memarahi anak di depan umum.

Perasaan minder

Ketika anak bertingkah keterlaluan, kemudian orang tua melontarkan kata-kata kasar dan melakukan tidakan fisik di hadapan umum, anak akan merasa malu.

Meski masih berusia sangat kecil, anak mempunyai perasaan malu seperti halnya orang dewasa. Anak-anak bisa menangkap tatapan mata orang sekitarnya ketika dimarahi, bahwa hal tersebut memalukan.

Apalagi ketika anak sudah berumur cukup dewasa, bukan hanya rasa malu yang mereka hadapi, namun juga kekesalan akibat amarah orang tua. Tentu peristiwa ini dapat mempengaruhi rasa percaya diri anak. Mungkin hal ini berdampak pula pada rasa hormat anak kepada orang tua.

Tidak ada orang yang suka dimarahi di depan umum. Apalagi kebanyakan orang tua melakukan tindakan ini tidak dilandasi keinginan agar disiplin, namun hanya mengurangi rasa malu dan takut dicap sebagai orang tua yang tidak becus mengurus anak.

Hilangnya rasa hormat pada orang tua

Hal ini tentu besar kemungkinannya untuk terjadi. Kebiasaan orang tua memarahi di depan umum menimbulkan rasa benci dan kesal. Akhirnya perasaan malu yang dipendam membuat rasa hormat kepada orang tua hilang.

efek sering dimarahi
Sumber gambar: youth.co.id (Gangguan untuk bersosialisasi merupakan dampak dari memarahi anak di ruang publik).

Gangguan bersosialisasi

Apapun yang dikatakan orang tua saat memarahi anak akan tertanam dan memengaruhi perkembangannya. Misalnya orang tua sering marah dengan memaki “dasar anak bodoh!”, tentu anak akan merasa yakin bahwa dirinya adalah anak yang bodoh.

Memaki-maki dengan melabeli anak “bodoh” tidak akan menjadi solusi. Perkataan itu hanya akan membuat situasi semakin buruk. Akhirnya anak akan merasa lebih bodoh dari temannya, kemudian kehilangan rasa percaya diri dan takut untuk bersosialisasi.

Menghakimi buah hati dengan berbagai predikat tentu berdampak negatif. Salah satu hal yang diingat orang tua, bahwa apapun yang dilakukannya akan berdampak bagi anak. Sehingga orang tua harus mengetahui mana sikap yang membuatnya berkembang dengan baik.

Written by Budi

Sehat selalu.

Mari Kita Hemat Energi Demi Masa Depan Anak Cucu

Mari Kita Hemat Energi Demi Masa Depan Anak Cucu

Santiago Solari Angin Segar Bagi Real Madrid

Santiago Solari Angin Segar Bagi Real Madrid