Curhatan Anak yang Ditinggal Ayahnya ini Viral di Twitter
Sumber gambar: Twitter (@sudahlahstik)
in

Curhatan Anak yang Ditinggal Ayahnya ini Viral di Twitter, Sedih Membacanya.

UGET-UGET | Hubungan anak-orang tua bisa disebut sebagai hubungan paling dekat dan susah digantikan dengan jenis hubungan apapun. Terlebih bagi anak-anak, orang tua menjadi sumber bagi mereka untuk memahami dunia dan belajar tentang segala sesuatu yang bisa dipelajari.

Maka, ketiadaan orang tua seringkali membuat si anak menjadi goyah kepribadiannya. Kegoyahan ini bisa terlihat dari sikapnya yang terlihat lebih tertutup, atau malah menjadi nakal dan menyimpang dari norma-norma sosial yang ada.

Namun, kegoyahan tak nampak dari, atau minimal terlihat, dari tulisan tangan Genta. Ia adalah seorang anak berusia 13 tahun. Kini, Genta tengah menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan sejak bulan Juli lalu, Genta sudah ditinggal pergi oleh ayahnya karena menjalani masa hukuman di penjara.

Curhatan Anak yang Ditinggal Ayahnya ini Viral di Twitter
Sumber gambar: Twitter (@sudahlahstik)

Diketahui, tak tahan dengan ketiadaan ayah yang pada akhirnya membuat ibunya membanting tulang untuk menghidupi keluarga, Genta mengirim surat kepada ibu dari Presiden Joko Widodo. Surat itu ditulis tangan dan disebarkan di media sosial Twitter melalui akun milik Astika Andriani R. P. (@sudahlahstik).

Sebelumnya, ayah Genta, Sukemi, adalah seorang aktivis lingkungan yang memperjuangkan warga Sukoharjo, Jawa Tengah dari akibat paparan limbah PT. Rayon Utama Makmur. Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil ini memproduksi rayon serat yang kemudian dikirimkan ke PT. Sritex, perusahaan tekstil besar di Indonesia.

Dilansir dari Grid.id, limbah tekstil PT. RUM mengeluarkan bau tidak sedap dan mencemari sungai. Air dan udara yang kotor pada akhirnya menimbulkan masalah kesehatan, terutama pernafasan, yang dialami warga sekitar. Oleh karena itu, warga setempat yang dibantu dengan aktivis lingkungan, telah berulangkali melakukan protes dan demonstrasi menuntut penutupan pabrik tersebut.

Puncak dari protes berujung pada kerusakan bangunan pabrik. Dalam kejadian tersebut, tujuh orang didakwa bersalah dan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, salah satunya adalah Sukemi, ayah Genta.

Keputusan pengadilan pada 7 Agustus 2018 lalu, Sukemi dijatuhi hukuman 2 tahun dan 3 bulan penjara. Masa hukuman tersebut tidak sebanyak dari tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rohmadi yang menuntutnya selama 4,6 tahun penjara. Dalam keterangan yang disampaikannya, terdakwa terbukti melanggar Pasal 170 Ayat 1 KUHP, karena telah melakukan kekerasan terhadap barang sehingga menyebabkan bangunan dari pabrik PT. RUM rusak.

Terhitung, sejak lebaran kemarin, Genta sudah ditinggal oleh ayahnya dan hidup hanya bersama dengan ibu dan kedua adiknya. Istri Sukemi, Feni, pun selalu tampak sedih dan menangis kala didatangi oleh wartawan Tribun Jateng usai lebaran kemarin. Pasalnya, anak-anaknya tidak bisa merayakan lebaran bersama Sukemi ketika hakim menolak seluruh eksepsi yang diajukan terdakwa.

Berbagai cara ditempuh warga, mahasiswa dan aktivis untuk menyuarakan keadilan bagi ayah Genta. Mulai dari demo, hingga long march menuju kediaman ibunda Jokowi.

“Namun sayang, selama perjalanan ke rumah Ibunda Jokowi, ibu Genta & warga lain dihadang aparat terus menerus. Ketika sampai Polsek Grogol, karena punya tekad tinggi utk mengantar surat Genta, Venny sampai nekat meneruskan perjalanan sendiri,” tulis Astika di cuitan akun Twitternya, Senin (6/8).

Melihat usaha yang sia-sia, Genta pun berinisiatif menulis surat yang ditujukan untuk ibunda Joko Widodo. Dalam surat yang disebarkan Astika tersebut, Genta banyak menceritakan tentang kesedihannya karena ditinggal ayah. Hingga saat ini ,tulisan Genta telah di-re-tweet­ sebanyak 1,4 ribu kali.

Written by Agus A. Pribadi

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Hana Kimura, Pegulat Cantik Jepang Keturunan Indonesia

Hana Kimura, Pegulat Cantik Jepang Keturunan Indonesia

Malang Flower Carnival 2018 Keindahan Bunga-bunga di Dataran Tinggi

Malang Flower Carnival 2018: Keindahan Bunga-bunga di Dataran Tinggi